Banner Honda PCX

Berdayakan Masyarakat Pesisir Sembilang, Kilang Pertamina Plaju Sabet Prestasi

Berdayakan Masyarakat Pesisir Sembilang, Kilang Pertamina Plaju Sabet Prestasi

Berdayakan Masyarakat Pesisir Sembilang, Kilang Pertamina Plaju Sabet Prestasi --Dok Kilang Pertamina Plaju

PALPRES.COM- Kilang Pertamina Plaju Raih Penghargaan Gold di TJSL & CSR Award 2025 Berkat Komitmen Berkelanjutan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Jakarta, 25 Juni 2025.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penghargaan Gold dalam ajang prestisius TJSL & CSR Award 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Kilang Pertamina Plaju dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi, inklusif, dan berdampak nyata.

Khususnya di wilayah pesisir 3T (terdepan, terluar, tertinggal) melalui Program Bahari Sembilang Mandiri (BERLARI).

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Terus Tingkatkan Keselamatan, Gelar Safety Leadership Program untuk Ubah Mindset

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini Lewat Edukasi Interaktif

Sebagai bentuk implementasi pilar sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

Program BERLARI telah memberdayakan masyarakat Dusun Sembilang, Kabupaten Banyuasin, dengan berbagai inisiatif transformasional.

Mulai dari konservasi mangrove, pengelolaan hasil laut, pendidikan nonformal, hingga energi terbarukan.

Pencapaian ini menggarisbawahi peran strategis Kilang Pertamina Plaju sebagai pelopor transformasi sosial dan lingkungan yang terintegrasi dalam model bisnis perusahaan. 

BACA JUGA:Pemilihan RT Secara Serentak dan Jabatan RT Diperpanjang Jadi 5 Tahun

BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Laksanakan Bedah Rumah di Kecamatan BTS Ulu

Bukti Keberlanjutan Program yang Terukur Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program BERLARI dikembangkan melalui pendekatan holistik yang menjawab tantangan kawasan 3T.

Seperti keterbatasan akses listrik, minimnya tingkat literasi, dan kerentanan terhadap bencana pesisir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait