Pertamina EP Tingkatkan Kapasitas Produksi Lapangan Akasia Bagus
Petinggi Pertamina EP Meninjau Lapangan Akasia Bagus. -Istimewa-
INDRAMAYU, PALPRES.COM– Pertamina EP berupaya meningkatkan kapasitas produksi energi Indonesia sekaligus mencapai kemandirian energi guna mewujudkan program Asta Cita pemerintah.
Salah satu yang dilakukan dengan fokus pada proyek strategis pengembangan Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) Stage 1, Lapangan Akasia Bagus.
Lapangan Akasia Bagus merupakan wilayah kerja dari PT Pertamina EP yang merupakan afiliasi dari PT Pertamina Hulu Energi selaku Subholding Upstream Pertamina.
Untuk memastikan proses kerja dan fasilitas produksi pada proyek tersebut berjalan dengan baik dan lancar.
BACA JUGA:Optimalkan Produksi Sumur Suci-A, Pertamina EP Field Poleng Lakukan Sosialisasi ke Warga Gresik
BACA JUGA:Lapangan Tua Kembali Dihidupkan, Pertamina EP Targetkan Produksi 213 MBOEPD
Serta mempersiapkan rencana on-streamnya stage 1 di lapangan ABG.
Progres proyek yang merupakan milestone penting dalam pengembangan Akasia Bagus yang didesain untuk mengolah minyak dan gas dengan kapasitas total sebesar 9.000 barel cairan per hari (BLPD) dan 22 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Dalam laporannya, Afwan Daroni, General Manager Zona 7 Regional Jawa menjelaskan, upgrading fasilitas produksi akan dilengkapi dengan CO2 Removal Package dengan amine system (MDEA), Gas Dehydration Unit dan Thermal Oxidation (TOX).
Tujuannya adalah untuk mengurangi kadar CO2, H2S dan air, agar sesuai spesifikasi penjualan gas yang termaktub dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) eksisting di wilayah Jawa Barat.
BACA JUGA:Dukung Penuh Program Kampung Iklim, Pertamina EP Tanjung Field Diganjar Penghargaan
BACA JUGA:Produksi Minyak di Lapangan Mangun Jaya Capai 1200 BOPD, Pertamina EP Ramba Field Gelar Syukuran
Plt Direktur Utama PT Pertamina EP, Muhammad Arifin mengucapkan banyak terima kasih atas atensi dan perhatian penuh dari semua pihak khususnya Pertamina mulai dari jajaran manajemen serta pekerja dan mitra kerja yang terlibat dalam pengembangan proyek ABG ini.
"Ini adalah proyek upgrading, setelah sebelumnya Stasiun Pengumpul ini telah memenuhi kapasitas sekitar 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
