Banner Honda PCX

Andre Onana, Kambing Hitam di Tengah Kemerosotan Manchester United?

Andre Onana, Kambing Hitam di Tengah Kemerosotan Manchester United?

Andre Onana disebut fans sebagai salah satu kiper terburuk sepanjang sejarah ‘Setan Merah’, demikian julukan Manchester United.-ig@ andreonana.24-

JAKARTA, PALPRES.COM – Nama Andre Onana menjadi nama yang ditunjuk fans Manchester United, jika ditanya siapa pemain yang layak jadi kambing hitam merosotnya prestasi tim.

Bahkan para fans tak segan menyebut Andre Onana, sebagai salah satu kiper terburuk sepanjang sejarah ‘Setan Merah’, demikian julukan Manchester United.

Pasalnya, kiper berkebangsaan Kamerun ini kerap melakukan blunder yang berujung dengan kekalahan Manchester United.

Andre Onana mencatatkan satu gol bersarang setiap 63 menit di Premier League.

BACA JUGA:Ruben Amorim Tak Segan Bersikap Kejam Mempermalukan Pemain Manchester United Jika...

BACA JUGA:Pembangunan Stadion Ambisius Manchester United Berkapasitas 100.000 Tempat Duduk Terhambat

Rasio Kebobolan Terburuk

Artinya, Onana punya rasio kebobolan terburuk bila dibandingkan kiper Manchester United lainnya, semisal De Gea, Van der Sar, Schmeichel, Mark Bosnich hingga Ben Foster

Sebuah catatan yang tidak hanya mencemaskan, tetapi juga membawa potensi bahaya lain bagi konsistensi tim.

Selain mencatat rasio kebobolan terburuk di antara kiper Manchester United lainnya, Onana juga hanya mampu mencatat clean sheet dalam 26 persen laga Premier League.

BACA JUGA:Juara Summer Series 2025, Manchester United Perkaya Koleksi Gelar

BACA JUGA:Rating Pemain Manchester United vs Everton Saat Setan Merah Bertahan Imbang 2-2 di Debut Mbeumo

Wajar saja, para Mancunian, demikian penggemar Manchester United kerap disapa selain Red Devils, merasa was-was jika Andre Onana ada di bawah mistar gawang.


Selain mencatat rasio kebobolan terburuk di antara kiper Manchester United lainnya, Onana juga hanya mampu mencatat clean sheet dalam 26 persen laga Premier [email protected]

Dibekap Cedera 

Anggapan Andre Onana sebagai kambing hitam di balik kemerosotan Manchester United, nyaris menunjukkan kebenaran, saat penjaga gawang kelahiran Nkol Ngok, Kamerun, 2 April 1996 tersebut dibekap cedera hingga tak bisa turun pada sejumlah laga pra musim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait