Banner Honda PCX

Pemain Sepakbola 'Pele Palestina' Wafat Mohamed Salah Pertanyakan UEFA

Pemain Sepakbola 'Pele Palestina' Wafat Mohamed Salah Pertanyakan UEFA

Mohamed Salah angkat bicara tentang konflik di Gaza dan kematian Pele Palestina, Suleiman Al-Obeid--kolase

PALPRES.COM - Penyerang bintang Liverpool, Mohamed Salah, menggunakan media sosial untuk meminta UEFA memberikan detail lebih lanjut seputar kematian pesepakbola Palestina, Suleiman Al-Obeid.

Penyerang kelahiran Gaza ini, yang dijuluki "Pele Palestina", dipuji sebagai "salah satu bintang paling cemerlang di sepak bola Palestina" oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA).

Suleiman Al-Obeid adalah pemain andalan tim nasional Palestina dan menjadi pencetak gol terbanyak liga selama tiga tahun berturut-turut antara tahun 2015 dan 2018. 

PFA mengklaim bahwa Al-Obeid telah "tewas dalam serangan Israel yang menargetkan warga sipil yang menunggu bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza selatan" pada 6 Agustus di usia 41 tahun. 

BACA JUGA:Menjadi Pemain Terbaik Dunia Sepak Bola Bukan Jaminan Masuk Nominasi Ballon d’Or 2025 Ini Contohnya

BACA JUGA:Demi Cuan Ruben Amorim Tega Pinjamkan Striker Manchester United Setelah Benjamin Sesko Datang

Suleiman Al-Obeid telah menikah dan memiliki lima anak.

Dua hari kemudian, UEFA, badan pengatur sepak bola Eropa, menyampaikan pernyataan singkat: 

"Selamat jalan Suleiman al-Obeid, 'Pelé Palestina.' Seorang talenta yang memberi harapan kepada banyak anak, bahkan di masa-masa tergelap sekalipun."

Salah mengutip unggahan X tersebut dengan pertanyaan: "Bisakah Anda memberi tahu kami bagaimana ia meninggal, di mana, dan mengapa?"

BACA JUGA:Kabar Cedera Pemain Arsenal Setelah Viktor Gyokeres Cetak Gol Perdana Mikel Arteta Tetap Yakin

BACA JUGA:Bursa Transfer Arsenal: Top 5 Pemain yang Hengkang Jelang Musim 2025/26

Pemain internasional Mesir ini telah bersikap dengan terukur dalam pernyataan-pernyataannya sebelumnya mengenai konflik yang sedang berlangsung di Israel dan Gaza, setelah sebelumnya dikritik oleh beberapa pihak karena bungkam mengenai topik tersebut. 

Pada Oktober 2023, Salah merilis video di media sosial yang menyerukan diakhirinya konflik tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: