Warga Muba Tewas Mengenaskan Usai Dikeroyok di Tengah Jalan
Tragis dialami Sutoyo Usman (39) warga Dusun IV, Desa Petaling, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba ditemukan di tengah jalan dengan kondisi sudah tidak bernyawa. -Foto Polres Muba-
SEKAYU, PALPRES.COM- Tragis dialami Sutoyo Usman (39) warga Dusun IV, Desa Petaling, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba ditemukan di tengah jalan dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
Korban mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya pada Minggu 14 September 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Lais AKP Kemas Junaidi melalui Kasi Humas Polres Muba Iptu S Hutahaean ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pembunuhan di wilayah hukum Polsek Lais.
Dikatakan Kasi Humas, peristiwa itu menimpa warga Desa Petaling bernama Sutoyo Usman, ditemukan di tengah jalan dengan luka bacok di sekujur tubuhnya.
BACA JUGA:Tenggelam di Sungai Dawas Muba, Operator Ekskavator Ditemukan Tewas
BACA JUGA:Insiden Penembakan di Markas National Football League! 4 Tewas Termasuk Seorang Polisi
"Menurut dua saksi yang telah kita minta keterangan bahwa korban meninggal dunia usai dibacok secara membabi buta menggunakan parang oleh tiga pelaku sekaligus," kata Hutahaean saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 15 September 2025.
Dia menerangkan, pengeroyokan itu dilakukan dengan cara ketiga pelaku datang ke tempat korban dengan masing-masing membawa sebilah senjata tajam jenis parang.
Kemudian ketiga pelaku tanpa berkata-kata membacok korban dengan berkali-kali kearah bagian kepala sebelah kanan, tangan sebelah kiri, lengan sebelah kiri dan tangan sebelah kanan.
Sehingga membuat korban terkapar di tengah jalan dan ketiga pelaku langsung melarikan diri.
BACA JUGA:Diogo Jota Tewas Kecelakaan Arne Slot Beri Penghormatan Pada Pemain yang 'Istimewa'
BACA JUGA:Pihak kepolisian Akan Olah TKP Lokasi Jatuhnya Pekerjaan Pusri yang Tewas Saat Shift Malam
"Setelah itu, pihak kita dari Kepolisian menerima laporan dari warga langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan korbanpun langsung dibawa ke Puskesmas Lais guna melakukan penyelidikan lebih lanjut,"ujar Hutahaean.
Hutahaean mengungkapkan, untuk identitas ketiga pelaku sudah dikantongi dan saat ini sedang dilakukan pengejaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
