BAHAYA! Ini Risiko Jangka Panjang Konsumsi Gorengan Berlebihan
Ilustrasi risiko jangka panjang mengkonsumsi gorengan berlebihan-pixabay-
PALPRES.COM - Gorengan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia.
Mulai dari bakwan, tahu isi, tempe goreng hingga pisang goreng yang mudah ditemukan, murah dan menggugah selera.
Akan tetapi, di balik rasa gurih da teksturnya yang renyah, gorengan menyimpan berbagai risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
BACA JUGA:3 Instansi Mulai Siapkan Formasi CPNS 2026, Kapan Pendaftaran Dibuka?
BACA JUGA:Polisi Amankan Truk Pengangkut Minyak Curian Milik Medco E&P di Musi Rawas
Gorengan dimasak dengan cara direndam dalam minyak panas.
Proses ini membuat makanan menyerap lemak dalam jumlah besar, terutama jika minyak digunakan berulang kali.
Lemak jenuh dan lemak trans yang terbentuk dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Risiko Penyakit Jantung
BACA JUGA:Puskesmas Rasa Resort! Inovasi PKM Perangai Lahat Manjakan Mata Pasien Lewat Pelayanan Prima
Konsumsi gorengan secara rutin dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
Lemak trans dari minyak jelantah dapat memicu penyumbatan pembuluh darah dan mengganggu kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
