Banner Honda PCX

Miris! Masih Pelajar Sudah Curi Dua Motor, Alasan di Balik Aksinya Bikin Geleng Kepala

Miris! Masih Pelajar Sudah Curi Dua Motor, Alasan di Balik Aksinya Bikin Geleng Kepala

Miris! Masih Pelajar Sudah Curi Dua Motor, Alasan di Balik Aksinya Bikin Geleng Kepala--

​​PRABUMULIH, PALPRES.COMTim Opsnal Tekab Sunyi Senyap dari Polsek Prabumulih Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang meresahkan warga Kelurahan Wonosari.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang remaja berinisial FPD (17) yang diduga kuat sebagai pelaku utama pencurian sepeda motor di dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan.

​Kejadian ini bermula dari dua laporan polisi yang masuk ke Polsek Prabumulih Barat. Laporan pertama (LP-B/3/I/2026) dilaporkan oleh korban bernama Ariyanto (63) yang kehilangan sepeda motor Yamaha Jupiter MX miliknya.

Sementara laporan kedua (LP-B/4/I/2026) datang dari Mainikayati (51) yang kehilangan sepeda motor Yamaha Vega.

BACA JUGA:Antisipasi Gerak-Gerik Mencurigakan: Babinsa Pendopo Ingatkan Petugas Ronda Segera Lapor Jika Ada Bahaya

BACA JUGA:Gaya Elit Ekonomi Sulit! Pegawai Toko di Prabumulih Ditangkap Usai Foya-foya Hasil Curian di 3 Pulau

Menariknya, kedua korban tinggal di lingkungan yang sama, yakni di Jalan Krisna, Kelurahan Wonosari, Kota Prabumulih.

​Berdasarkan keterangan para korban, aksi pencurian tersebut terjadi pada hari Jumat, 9 Januari 2026.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara merusak atau membuka pintu pagar rumah korban pada dini hari dan pagi hari.

Sepeda motor yang tengah terparkir di teras rumah langsung digasak oleh pelaku saat pemilik rumah tengah beristirahat atau lengah.  

BACA JUGA:Polisi Amankan Truk Pengangkut Minyak Curian Milik Medco E&P di Musi Rawas

BACA JUGA:Curi Perhatian! Aksi Bapak-bapak Pemain Terbangan di KPT Tanjung Senai Jadi Objek Foto Tamu HUT OI

​Menindaklanjuti keresahan warga, Tim Opsnal Tekab Sunyi Senyap di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Barat, IPDA Wendy K, S.Psi., MH, langsung melakukan penyelidikan mendalam.

Tim melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan guna mengidentifikasi keberadaan pelaku yang sudah dikantongi identitasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: