Waspada Cuaca Ekstrem! Sat Binmas Polres Lahat dan Lurah Pasar Lama Bahas Mitigasi Banjir
Kasat Binmas Polres Lahat didampingi Lurah Pasar Lama beserta jajaran, berfoto bersama setelah berdialog mengenai kamtibmas.-Humas Polres Lahat-
LAHAT, PALPRES.COM - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lahat melaksanakan kegiatan dengan menyambangi Kantor Lurah Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat, hal ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan aparatur pemerintahan kelurahan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Binmas, AKP Heri Jon Fazri SH, didampingi Aipda Dasik Oktadianto SH MM dan Aipda Agus Setiawan SE MM.
Mereka diterima Lurah Pasar Lama bersama perangkat kelurahan, Ketua RW dan RT setempat.
Dalam pertemuan itu, Sat Binmas berdialog langsung dengan pihak kelurahan guna membahas situasi kamtibmas terkini di wilayah Pasar Lama.
BACA JUGA:Usai Pimpin Apel Perdana, Kapolres Muba Tinjau Sarana dan Prasarana di Lingkungan Mapolres
BACA JUGA:Gerebek Gudang Lantai 2, Satres Narkoba Polres Lahat Temukan Paket Sabu di Dalam Kotak Rokok!
Pembahasan meliputi potensi gangguan keamanan, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem akibat hujan yang terus berlangsung, serta risiko banjir dan longsor yang dapat mengancam lingkungan permukiman warga.
Selain itu, Sat Binmas juga mengajak aparatur kelurahan agar berperan aktif membantu tugas kepolisian, khususnya dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Aparatur kelurahan diminta turut mendorong masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas dan segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak kepolisian.
AKP Heri Jon Fazri menyampaikan, bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri, untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang kuat dengan pemerintah kelurahan.
BACA JUGA:Polres OKU Timur dan Ponpes Darul Qur’an Salurkan Logistik Banjir di Belitang
Menurutnya, sinergi yang baik akan mempercepat penanganan persoalan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
“Dengan komunikasi yang rutin dan terbuka, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi lebih dini sehingga dapat segera ditangani bersama,” tegas dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
