Banner Honda PCX

Pertamina dan Kemenhut Jalin Kerja Sama Strategis Optimalkan Fungsi KHDTK

Pertamina dan Kemenhut Jalin Kerja Sama Strategis Optimalkan Fungsi KHDTK

Pertamina dan Kemenhut Jalin Kerja Sama Strategis Optimalkan Fungsi KHDTK--Dok Pertamina Patra Niaga

KORANPALPRES.COM- Dalam rangka optimalisasi fungsi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation (PF) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan (BP2SDM Kemenhut), Rabu (14/01). 

MoU ini akan memperkuat kolaborasi  dengan mitra pengelola KHDTK yang mencakup program pendidikan dan pelatihan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Penandatanganan dilakukan oleh Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan Drh. Indra Exploitasia, M.Si, dan Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana, disaksikan Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki S. Hut dan VP CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto

Wamenhut Rohmat Marzuki menekankan bahwa momentum ini merupakan inovasi dalam tata kelola kehutanan yang kolaboratif dan berorientasi pada pencegahan bencana ekologis

BACA JUGA:Pertapreneur Aggregator, Strategi Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas dan Berkelanjutan

BACA JUGA:Sinergi Pertamina–Elnusa Hadirkan Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatra

Kebijakan kehutanan nasional saat ini menuntut perubahan paradigma dari pengelolaan hutan yang reaktif menjadi pengelolaan hutan yang preventif, adaptif, dan resilien terhadap risiko bencana. 

“Untuk itu, kami berharap sinergi ini mampu mendukung kebijakan tersebut dengan menjadikan KHDTK sebagai Center of Excellence atau unit unggulan yang menyiapkan sumber daya manusia kompeten serta menjadi model pengembangan teknologi dan kebijakan,” ujar Rohmat Marzuki.

VP CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto, menyatakan kerja sama ini mampu memperluas pelaksanaan pengelolaan hutan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh Pertamina melalui program Hutan Lestari. 

Sejak tahun 2018, lebih dari 13.42 juta pohon telah ditanam, baik mangrove maupun pohon daratan melalui 337 program Hutan Lestari di berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA:Sulap Limbah Tekstil Jadi Cuan, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Dorong Inovasi Rumah Scrunchie

BACA JUGA:Skor ESG Meningkat, Pertamina Raih Peringkat 1 Dunia di Sub Industri Integrated Oil and Gas

Program ini berkontribusi pada penyerapan karbon sebesar 222.973 ton CO₂ ekuivalen serta rehabilitasi lahan seluas 891 hektare

Pertamina juga telah menjangkau 13 lokasi Perhutanan Sosial yang terdaftar di bawah Kementerian Kehutanan dengan 4.783 penerima manfaat langsung. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: