Banner Honda PCX

Pesona Lapis Lazuli, Batu Akik Biru Legendaris yang Diburu Kolektor Dunia

Pesona Lapis Lazuli, Batu Akik Biru Legendaris yang Diburu Kolektor Dunia

Lapis Lazuli, batu akik Lazuardi, batu akik biru, harga Lapis Lazuli, batu akik langka, batu mulia dunia, batu akik kolektor, sejarah Lapis Lazuli, batu akik Afghanistan--

LUBUKLINGGAU, PALPRES.COM – Bagi para pecinta dan kolektor batu akik Nusantara, nama Lapis Lazuli atau Lazuardi tentu bukan hal asing. Batu akik berwarna biru menawan ini dikenal sebagai salah satu batu mulia paling fenomenal dan bernilai tinggi sepanjang sejarah peradaban manusia.

Meski kerap dianggap berasal dari luar negeri, Lapis Lazuli justru telah lama dikenal dan diburu oleh kolektor Indonesia karena keindahan warna birunya yang khas serta kilau alami yang memikat. Batu ini memiliki pesona klasik yang tak lekang oleh waktu.

Berdasarkan berbagai sumber, Lapis Lazuli terbentuk dari tiga mineral utama, yakni lazurite, pyrite, dan kalsit. Selain itu, batu ini juga mengandung mineral lain seperti diopside, feldspar, mika, dan amphibole, meski dalam jumlah yang relatif kecil.

Kandungan pyrite inilah yang menciptakan efek kilau keemasan atau glitter pada permukaan batu, sementara lazurite menjadi faktor utama yang menghasilkan warna biru pekat nan elegan. Kombinasi inilah yang menjadikan Lapis Lazuli terlihat mewah dan eksklusif.

BACA JUGA:Aura Emas Pembawa Tuah? Batu Akik Kuning Konon Menyimpan Energi Gaib Tingkat Tinggi

Sejak ribuan tahun silam, Lapis Lazuli telah digunakan oleh peradaban besar dunia seperti Mesir Kuno, Mesopotamia, Tiongkok, Yunani, hingga Romawi. Batu ini kerap dijadikan perhiasan, ornamen kerajaan, hingga simbol status sosial kaum bangsawan.

Kualitas terbaik Lapis Lazuli ditandai dengan warna biru tua hingga biru violet, tanpa bercak kalsit yang terlihat jelas serta memiliki tingkat kejernihan yang baik. Kilauan pyrite yang tersebar indah justru menjadi nilai tambah, bukan cacat.

Dalam dunia koleksi, ukuran juga sangat memengaruhi harga. Semakin besar ukuran dan karatnya, maka semakin tinggi pula nilai ekonominya. Lapis Lazuli bahkan kerap digunakan dalam bentuk bongkahan besar untuk ukiran dan ornamen eksklusif.

Beberapa jenis Lapis Lazuli yang dikenal di pasaran antara lain:

  • Lapis Lazuli Persia (Afghanistan), dikenal sebagai kualitas terbaik di dunia

  • Lapis Lazuli Siberia (Rusia), memiliki variasi warna dan kilau pyrite yang menarik

  • Lapis Lazuli Chili, mengandung kalsit dan sedikit warna kehijauan, dengan nilai paling rendah

Sejumlah artefak bersejarah dari Lapis Lazuli juga masih tersimpan hingga kini, seperti liontin Mesopotamia dari 2900 SM, mangkuk Lapis Lazuli dari Iran, ukiran gajah era Mughal, hingga alis mata topeng pemakaman Tutankhamun di Mesir Kuno.

Negara penghasil utama Lapis Lazuli hingga saat ini meliputi Afghanistan, Rusia, dan Chile. Karena kelangkaannya, batu ini jarang ditemukan di pasar bebas atau emperan.

Untuk harga, Lapis Lazuli berukuran kecil seukuran kuku dibanderol sekitar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu, sementara ukuran yang lebih besar bisa mencapai lebih dari Rp1 juta, tergantung kualitas warna, kejernihan, dan kilau pyrite yang dimiliki.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: