Banner Honda PCX

Anak Rentan Terpapar Paham Ekstrem via Grup Chat, Densus 88 Satgaswil Sumsel Ambil Langkah Tegas!

Anak Rentan Terpapar Paham Ekstrem via Grup Chat, Densus 88 Satgaswil Sumsel Ambil Langkah Tegas!

Kasatgaswil Sumsel Kombespol IGA bersama Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat upaya pencegahan paham IRET yang menyasar anak-anak dan pelajar.-Humas Polda Sumsel-

PALEMBANG, PALPRES.COM - Kasatgaswil Sumsel Kombespol IGA bersama Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat upaya pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET).

Khususnya yang menyasar anak-anak dan pelajar, melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor di wilayah Sumatera Selatan.

Pada Senin 26 Januari 2026, Kasatgaswil Sumsel Kombespol IGA bersama Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri melaksanakan koordinasi berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan. 

Kegiatan ini difokuskan pada penanganan Anak Memerlukan Perhatian Khusus (AMPK) serta penguatan sosialisasi wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

BACA JUGA:Mengejutkan! Tim Satgaswil Densus 88 Muncul di Rutan Palembang, Bawa Misi Penting bagi Narapidana

BACA JUGA:Tangkal Radikalisme di Ruang Digital, Densus 88 Bekali Warga Binaan Palembang Wawasan Kebangsaan

Dalam koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Satgaswil Sumsel menyampaikan perkembangan penanganan anak-anak yang teridentifikasi terpapar atau menjadi korban grup percakapan daring bermuatan ideologi radikal dan ekstrem. 

Sebagian besar anak yang terlibat merupakan korban dengan tingkat keterlibatan pasif, yang paparan awalnya berasal dari aktivitas di media sosial dan gim daring.

Penanganan terhadap anak-anak tersebut dilakukan melalui pendekatan pembinaan dan pendampingan terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Antara lain unsur psikolog, instansi perlindungan anak, lembaga sosial, serta koordinasi dengan aparat keamanan daerah. 

BACA JUGA:Densus 88 AT Polri & Pemerintah Perkuat Kolaborasi Tangani Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital

BACA JUGA:Densus 88, BIN, dan Polres OKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Lempuing

Pendampingan lanjutan terus dilaksanakan guna memastikan pemulihan psikologis dan mencegah paparan lanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Densus 88 Satgaswil Sumsel juga mendorong pentingnya pembatasan penggunaan perangkat digital, media sosial, dan gim daring di kalangan pelajar sebagai langkah pencegahan dini. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: