Hapus Celah Penyelewengan, Pemkab Lahat Raih Apresiasi Nasional atas Transparansi Data Keuangan
Kembali, Pemkab Lahat melalui BPKAD meraih penghargaan kategori Implementasi 100 Persen SIPD RI Online tahun 2025.-BPKAD Lahat-
PALEMBANG, PALPRES.COM - Lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat menerima penghargaan, sebagai pemerintah daerah dengan implementasi 100 persen Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Online Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda), H Chandra SH MM melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lahat, M Ghufran D SE MM mewakili Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE.
Penghargaan itu diserahkan dalam Acara Apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah menerapkan SIPD RI secara penuh.
Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis. 29 Januari 2026, dan diikuti pemerintah daerah se Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) maupun Kepulauan Bangka Belitung.
BACA JUGA:Pemkab Muba Usulkan Penambahan Dua Exit Tol Betung-Tempino-Jambi
BACA JUGA:Pemkab Muba Siap Wujudkan Legalisasi Tanah di Kawasan Hutan
M Ghufran menjelaskan, bahwasanya sejak diberlakukannya SIPD RI online, Pemkab Lahat berkomitmen menerapkan sistem tersebut secara menyeluruh.
Komitmen ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas sekaligus transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, melalui SIPD RI Online ini sistem pengelolaan keuangan daerah telah terintegrasi mulai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), seluruh OPD, kecamatan, hingga Bank SumselBabel. Proses transaksi keuangan kini berjalan lebih cepat dan terintegrasi,” kata dia.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MM, serta sinergi seluruh OPD terkait dan Bank SumselBabel.
BACA JUGA:Akses Pertanian dan Permukiman Terganggu, Pemkab Muba Usulkan Underpass di Tol Betung-Tempino–Jambi
BACA JUGA:Tak Main-Main! Pemkab Muba Perketat Retribusi TKA, Perusahaan Diminta Patuh
"Dukungan itu menjadi kunci terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan, agar tepat sasaran dan dipergunakan masing-masing OPD selaras dengan visi misi Menata Kota Membangun Desa," harap M Ghufran.
Sementara itu, Direktur Utama Bank SumselBabel, Festero Mohamad Papeko berharap, kabupaten dan kota yang belum mencapai implementasi penuh SIPD RI dapat segera menyusul, kesiapan pihaknya untuk memberikan pendampingan dan dukungan teknis, apabila masih terdapat kendala dalam penerapan sistem tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

