Banner Honda PCX

Chivu: Inter Semakin Berbahaya Usai Mengalahkan Cremonese di Serie A

Chivu: Inter Semakin Berbahaya Usai Mengalahkan Cremonese di Serie A

Chivu membawa Inter tak terkalahkan saat mengalahkan Cremonese --IG/@idm.1908

PALPRES.COM - Inter meraih 11 pertandingan liga tanpa kekalahan setelah dengan mudah mengalahkan Cremonese, hasil yang menurut Cristian Chivu menunjukan mereka semakin berbahaya.

Cristian Chivu mengatakan bahwa tim Inter-nya bermain dengan bagus selama kemenangan 2-0 atas Cremonese, hasil yang membuat mereka unggul delapan poin di puncak klasemen Serie A.

Gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski di babak pertama menjadi penentu di Stadio Giovanni Zini, memperpanjang rekor tak terkalahkan Nerazzurri di liga menjadi 11 pertandingan.

Selain itu, Inter mempertahankan rekor kemenangan 100% mereka melawan tim-tim di paruh bawah klasemen pada musim 2025-26, memenangkan semua 12 pertandingan tersebut serta mencetak 33 gol.

BACA JUGA:Roma dan Napoli Gigit Jari Karena Satu Pemain Atalanta

BACA JUGA:Buka Pintu Bela Timnas Indonesia, Bek Klub Belanda Ini Kirim ‘Kode Keras’ ke PSSI

Tim asuhan Chivu juga mencatatkan clean sheet ketujuh mereka di laga tandang musim ini. 

Di antara tim-tim di lima liga top Eropa, tidak ada yang memiliki lebih banyak clean sheet daripada Nerazzurri.

Inter memang pantas menang, setelah mencatatkan total expected goals (xG) sebesar 1,4 dari 15 tembakan mereka dibandingkan dengan 0,7 dari sembilan percobaan Cremonese.

Namun Chivu senang dengan satu aspek penampilan timnya secara khusus, dan mengatakan: "Saya melihat kedewasaan dalam memahami momen-momen yang tepat dalam pertandingan, dan cara-cara untuk meraih kemenangan.

BACA JUGA:Preview Liga Serie A Parma vs Juventus: Melihat Performa Tim Tamu di Stadio Tardini

BACA JUGA:Cremonese vs Inter Milan - Preview, Prediksi Pertandingan Liga Serie A, dan Susunan Pemain

"Dalam hal mendominasi permainan, kami selalu memegang kendali, meskipun mereka tidak memberi kami banyak kesempatan."

"Kami sedikit lambat dalam mengalirkan bola, karena kami kekurangan energi untuk menyerang lini pertahanan mereka yang rapat, tetapi kemudian kami unggul sebelum jeda babak pertama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: