Siap Masuk Ramadan 2026? Simak Panduan Lengkap Persiapan dari Ustadz Arief Budiman
Halaqah ketiga dalam pembahasan Kitab Shifatu Shaum Nabi Muhammad Fi Ramadan mengangkat topik persiapan masuk Ramadan.--kolase
PALPRES.COM - Halaqah ketiga dalam pembahasan Kitab Shifatu Shaum Nabi Muhammad Fi Ramadan mengangkat topik persiapan masuk Ramadan.
Masih mengutip ilmiyyah.com, Ustadz Arief Budiman membedah kitab karya 2 ulama terkemuka, Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dan Syaikh Ali Hasan bin Abdul Hamid rahimahullah.
Pengajar di Ma'had As-Sunnah Cirebon ini membahas apa saja yang hendaknya kita persiapkan dan kita ketahui sebelum memasuki bulan Ramadan
Ia menyebut bahwa kewajiban waliyyul amri dan seluruh kaum muslimin adalah menghitung bulan Syab’an, yaitu 1 bulan sebelum bulan Ramadan.
BACA JUGA:Ramadan Segera Tiba, 5 Camilan Murah Meriah Ini Bikin Menu Buka Puasa Tetap Nikmat
BACA JUGA:Sanksi Tegas! Satpol PP OKU Timur Bakal Segel Tempat Hiburan yang Nekat Buka Saat Ramadan
Lantaran bulan-bulan qamariyyah atau hijriyyah jumlahnya kalau tidak 30 hari maka 29 hari.
Penetapan masuknya setiap bulan, termasuk di dalamnya bulan Ramadan, adalah dengan ru’yatul hilal (dengan melihat hilal), yaitu bulan sabit di permulaan bulan qamariyyah atau hijriyyah.
Ketika diadakan ru’yatul hilal, saat melihat hilal di malam yang ke-30, kalau tidak terlihat hilal berarti bulan tersebut adalah 30 hari.
Tidak terlihat dengan sebab (misalnya) ada awan yang tebal atau mendung atau cuaca yang ekstrem.
BACA JUGA:3 Keutamaan Bulan Ramadan Menurut Ustadz Arief Budiman: Bekal Meraih Pahala Maksimal
Atau penghalang lainnya yang tidak memungkinkan terlihatnya hilal pada malam ke-30 itu, berarti besoknya (otomatis) adalah hari yang ke-30.
Hari tersebut disempurnakan menjadi 30 hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
