Tepat Sasaran! Begini Cara Pemdes Lesung Batu Ubah Kawasan 'Cuko Simpou' Jadi Sentral Pangan
Ketua TP PKK Kecamatan Mulak Ulu, Eva Agustina SKM MM MKes didampingi Ketua TP PKK Desa dan jajaran memberikan makanan pada ikan.-Bernat-palpres.com
LAHAT, PALPRES.COM - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Mulak Ulu, begitu mengapresiasi dan mendukung penuh program kerja yang diinisiasi Pemerintah Desa (Pemdes) Lesung Batu, Kabupaten Lahat.
"Tentu saja, ini sungguh luar biasa sekali apalagi yang dicanangkan Pemdes benar-benar tepat sasaran, sehingga dapat berkelanjutan serta berkesinambungan," ungkap Ketua, Eva Agustina SKM MM MKes, belum lama ini.
Kawasan terpadu Kebun Buah Cuko Simpou memiliki luas 5 hektar ini, telah banyak sekali ditanamkan berbagai sayuran ataupun buah-buahan kini dikelola menjadi kawasan produktif, melalui pemanfaatan dana desa sebesar 20 persen.
Dana tersebut diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes)," ungkap dia.
BACA JUGA:Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk KPM
Selain itu, Desa Lesung Batu juga menerima dukungan dari sejumlah instansi terkait.
Bantuan tersebut meliputi bibit pertanian dan perkebunan, budidaya ikan lele, serta fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dari Dinas Lingkungan Hidup.
"Fasilitas TPS 3R diharapkan mampu mendukung pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Mulak Ulu," imbau Eva Agustina.
Sementara itu, Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lesung Batu yang telah memanfaatkan dana desa, bentuk mendukung program ketahanan pangan.
BACA JUGA:Bupati Muba Apresiasi Kiprah PKK Dorong Muba Maju Lebih Cepat
BACA JUGA:TP PKK OKU Selatan Belajar ke Muba, Kagumi Prestasi dan Inovasi PKK Muba
Ia juga mengapresiasi pengelolaan lahan desa yang ditanami berbagai komoditas produktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lesung Batu yang telah mengembangkan dana desa, untuk ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan, penanaman bibit buah, kopi, penebaran bibit ikan lele, serta pengelolaan lingkungan,” tutup H Bursah Zarnubi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
