Memahami Jadwal Imsakiyah: Ustadz Arief Budiman Ulas Durasi Puasa dari Terbit Fajar hingga Terbenam Matahari
Memahami Jadwal Imsakiyah: Ustadz Arief Budiman Ulas Durasi Puasa dari Terbit Fajar hingga Terbenam Matahari--kolase
PALPRES.COM – Menyambung pembahasan sebelumnya tentang niat puasa yang benar, kali ini Ustadz Arief Budiman mengulas tentang waktu puasa.
Tentunya masih mengutip ilmiyyah.com, alumni Universitas Islam Madinah ini membawakan Kitab Shifatu Shaum Nabi Muhammad Fi Ramadan.
Yaitu sebuah kitab bermanfaat karya 2 ulama terkemuka, Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dan fadhilatus Syaikh Ali Hasan bin Al Halabi.
Mengawali pembahasan mengenai waktu puasa ini, beliau mengartikan, dari kapan sampai kapan.
BACA JUGA:Puasa Ramadan Tapi Perut Malah Buncit? Ternyata Ini Biang Keladinya
Sebagaimana umum diketahui bahwa waktu puasa adalah dari terbit fajar shadiq (fajar yang kedua) sampai terbenamnya matahari (waktu maghrib).
Di sini Ustadz Arief Budiman akan menjelaskan asal mulanya bagaimana para sahabat radhiyallahu ‘anhum dahulu berpuasa.
Dalam Shahih Al Bukhari dari Al Bara’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu, ia menceritakan:
Dahulu para sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam apabila berpuasa dan tiba waktu berbuka, jika tidur sebelum berbuka.
BACA JUGA:Ramadan Tinggal Hitungan Hari! Lakukan 10 Persiapan Ini agar Puasa Tetap Kuat
BACA JUGA:Bangun Sahur Tapi Tetap Fit? Ini Rahasia Pola Tidur Sehat Selama Ramadan
Maka tidak diperbolehkan makan pada malam tersebut, dan ia harus berpuasa hingga keesokan harinya (sampai sore).
Dan ini terjadi pada sahabat yang mulia yaitu Qais bin Shirmah Al Anshary radhiyallahu ta’ala ‘anhu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

