Baru Selesai Dibangun, Bronjong di Desa Muara Maung Ambrol Diterjang Banjir
Tampak bronjong terletak di Desa Muara Maung ambil, setelah diterjang luapan Sungai Kungkilan.--
LAHAT, PALPRES.COM – Infrastruktur bronjong terletak di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat baru saja tuntas dikerjakan pada tahun 2025 kini kondisinya memprihatinkan.
Bangunan sepanjang 10 meter berfungsi sebagai penahan jalan dan jembatan, yang merupakan akses utama warga tersebut kembali mengalami ambrol, setelah diterjang banjir luapan Sungai Kungkilan pada akhir Januari lalu.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi fisik bronjong sudah miring dan bergeser dari pondasi awal.
Tidak hanya di satu titik, sisi lain bangunan pelindung tebing tersebut juga mulai menunjukkan tanda-tanda pergerakan tanah yang signifikan, mengancam badan jalan yang berada tepat di atasnya.
BACA JUGA:Kabar Gembira! BLK Lahat Buka 3 Program Pelatihan Baru 2026, Ada Sektor Pertambangan
BACA JUGA:Mario Andramatik Ungkap Rahasia Sejarah Megalitik Lahat di Hadapan Calon Prajurit TNI
Kepala Desa (Kades) Muara Maung, Armanudin membenarkan, bahwasanya kerusakan ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan debit air sungai yang tinggi pada 31 Januari 2026.
Menurutnya, rusaknya bronjong ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
"Ya, benar bangunan tersebut saat ini kondisinya longsor akibat banjir tempo hari. Dampaknya, warga merasa was-was dan dihantui rasa takut saat melintas di area jembatan karena kondisi bronjong yang tergerus bisa amblas sewaktu-waktu," ungkap dirinya, Selasa, 10 Februari 2026.
Mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas sehari-hari masyarakat, adanya langkah konkret dan cepat dari pihak-pihak terkait, termasuk peran serta perusahaan di sekitar wilayah desa untuk membantu perbaikan.
BACA JUGA:Menaker RI Prof Yassierli Sambangi Lahat, Tinjau BLK untuk Dongkrak Kualitas Tenaga Kerja
BACA JUGA:Lahat Makin Kondusif! Strategi Babinsa Pendopo dan Polsek Ini Bikin Pelaku Kejahatan Tak Berkutik
"Kami sangat berharap ada bantuan perbaikan secepatnya, baik dari pemerintah maupun pihak perusahaan melalui dana bantuan sosial mereka. Jangan sampai akses ini putus total dan melumpuhkan aktivitas warga," pungkasnya.
Terpisah, Camat Merapi Barat, Heri Yulianto SSos MM menuturkan, pihaknya telah menerima laporan dari pemerintah desa (Pemdes), terkait robohnya bangunan bronjong dikarenakan luapan Sungai Kungkilan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
