Kabar Gembira bagi Warga Berpenghasilan Rendah, Bantuan Rumah Swadaya BSPS Kini Lebih Mudah Lewat BSB
Kabar Gembira bagi Warga Berpenghasilan Rendah, Bantuan Rumah Swadaya BSPS Kini Lebih Mudah Lewat BSB.--
PALEMBANG, PALPRES.COM - Bank Sumsel Babel menjalin kerja sama dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera V, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Sumatera Selatan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh PPS Dirut Bank Sumsel Babel Marzuki dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera V, Yustin Patria Primordia, yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring, Palembang, Senin, 9 Maret 2026.
Melalui kerja sama ini, Bank Sumsel Babel mendukung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga program BSPS dapat berjalan optimal dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
PPS Dirut Bank Sumsel Babel Marzuki menyampaikan bahwa sinergi tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Sumsel Babel dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah kerja Bank Sumsel Babel, yakni Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian 10 Maret 2026, Galeri24 dan UBS Sama-Sama Turun
BACA JUGA:Panen Melimpah! Berkat Inovasi Batubara PTBA, Hasil Padi di Muara Enim Naik Hingga 1 Ton per Hektar
Program BSPS merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat meningkatkan kualitas rumah secara swadaya.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas.
Sebagai tambahan, dikutip palpres.com dari website pkp.go.id, Program 3 Juta Rumah merupakan penjabaran dari Asta Cita Presiden Prabowo, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur dan membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi.
Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama keluarga berpenghasilan rendah.
BACA JUGA:Mulai 15 Ribu Bisa Internetan Puas, Cek Cara Aktivasi Paket Hot Promo Telkomsel Terbaru 2026
Menurut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, sektor perumahan bisa menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ini tidak hanya mengurangi backlog perumahan, tetapi juga menggerakkan sektor konstruksi, bahan bangunan, tenaga kerja, dan investasi swasta. Dampaknya akan langsung terasa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Fahri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

