Setahun Muchendi - Supriyanto, Warga Mesuji Makmur Rasakan Perbaikan Infrastruktur
Bupati Muchendi dan Ketua TP PKk safari ramadhan di Mesuji Makmur OKI -palpres.com -
KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Warga Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mulai merasakan manfaat pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah.
Ditahun pertama kepemimpinan Bupati OKI, H Muchendi dan Wakil Bupati Supriyanto, tercatat sebanyak 11 ruas jalan di wilayah tersebut diperbaiki melalui pembangunan cor beton, pengerasan agregat, hingga peningkatan kualitas jalan.
Pembangunan cor beton antara lain dilakukan pada ruas jalan Desa Kampung Baru, dari Dusun 7 hingga Dusun 1, serta jalan penghubung Desa Mesuji Jaya menuju Kecamatan Mesuji Makmur.
Sementara itu, pengerasan jalan dilaksanakan pada ruas Beringin Jaya–Mesuji Jaya dan Suryakarta–Kalideras.
BACA JUGA:Ramadan Penuh Berkah, DWP Disnakertrans Muba Berbagi Takjil untuk Warga
BACA JUGA:Berantas Kejahatan Digital, PWI OKI Dukung Sinergitas Polda Sumsel dan OJK
Adapun peningkatan kualitas jalan dilakukan di sejumlah ruas lain, seperti Catur Tunggal–Cahaya Bumi, Tegal Sari–Suryakarta, serta Cahaya Mas–Kampung Baru.
Kepala Desa Catur Tunggal, Kecamatan Mesuji Makmur, Inti Nurmiadi mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut memberikan dampak langsung bagi mobilitas warga.
“Dengan adanya pembangunan jalan, terutama cor rabat beton Dabuk Rejo–Tegal Sari, masyarakat kami tidak lagi kesulitan ketika ingin menuju jalan lintas,” kata Nurmiadi pada kunjungan safari ramadan Bupati OKI, Selasa 10 Maret 2026.
Menurut dia, perbaikan jalan membuat aktivitas masyarakat, mulai dari berangkat bekerja, mengangkut hasil perkebunan, hingga menjalankan keperluan sehari-hari, menjadi lebih lancar dan aman.
BACA JUGA:Safari Ramadan Jadi Ajang Pemkab OKI Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan
BACA JUGA:Senyum Bahagia Anak Panti di Prabumulih: PT Perta Samtan Gas Gelar Bukber dan Berbagi Santunan
Meski belum semua ruas jalan diperbaiki, Nurmiadi menilai adanya inisiatif gotong royong perbaikan jalan yang digagas pemerintah daerah menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Artinya, setiap ada kerusakan jalan selalu ada upaya perbaikan, bukan pembiaran,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

