Lebaran Makin Tenang! Cak Arlan Percepat Pencairan Insentif 3.000 Warga Prabumulih, Ini Daftar Penerimanya
Lebaran Makin Tenang! Cak Arlan Percepat Pencairan Insentif 3.000 Warga Prabumulih, Ini Daftar Penerimanya.--
PRABUMULIH, PALPRES.COM - Sekitar 3.000 penerima insentif masyarakat tampak sumringah setelah Pemerintah Kota Prabumulih mencairkan insentif Triwulan I menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan yang akrab disapa Cak Arlan, Jumat, 13 Maret 2026 di Masjid Agung Islamic Center Prabumulih.
Program insentif masyarakat tersebut berasal dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
la menegaskan, para penerima insentif merupakan ujung tombak pemerintah karena bersentuhan langsung dengan masyarakat serta turut mendukung berbagai program pemerintah.
BACA JUGA:Modal Dana Desa, Bumdes Karangan Raup Cuan Melimpah dari Panen 15 Ton Semangka
BACA JUGA:Senyum Bahagia Anak Panti di Prabumulih: PT Perta Samtan Gas Gelar Bukber dan Berbagi Santunan
"Mereka adalah ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam mendukung program pemerintah," katanya.
Cak Arlan juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan, sekaligus bersama-sama menjaga dan membangun Kota Prabumulih.
"Jaga kekompakan dan kebersamaan. Mari bersama-sama menjaga kota ini dan membangun Prabumulih," pesannya.
Selain itu, Cak Arlan menegaskan bahwa pemerintah tidak menghapuskan guru ngaji sebagai penerima insentif.
BACA JUGA:Beri Peringatan Keras, Wali Kota H Arlan Ancam Evaluasi Pejabat Prabumulih yang Tak Becus Kerja
Namun saat ini dilakukan evaluasi data, karena jumlahnya mencapai ribuan sehingga perlu dipastikan benar-benar tepat sasaran.
"Kita tidak menghapuskan guru ngaji. Datanya kita evaluasi karena jumlahnya ribuan supaya benar-benar tepat. Kita ingin memastikan memang benar mengajar mengaji, baik di masjid maupun di rumah," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

