Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Terbuka pada Kritik, Wabup Lahat Widia Ningsih: Kami Butuh Masukan Pers Agar Tidak Otoriter

Terbuka pada Kritik, Wabup Lahat Widia Ningsih: Kami Butuh Masukan Pers Agar Tidak Otoriter

Pengurus PWI Kabupaten Lahat periode 2026-2029, melakukan audiensi dengan Wabup Lahat, Widia Ningsih SH MH di rumdin.-Bernat-palpres.com

LAHAT, PALPRES.COM – Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH berikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat, yang selama ini sudah menjadi mitra penting pemerintah.

Terutama dalam menyampaikan informasi, sekaligus mengawal jalannya pembangunan.

Widia Ningsih menegaskan, dirinya siap mendukung dan menyukseskan berbagai program PWI ke depan.

Ia menilai sinergi antara pemerintah dan insan pers harus terus diperkuat demi kemajuan daerah.

BACA JUGA:Simak! Jawaban Wabup Ogan Ilir Terkait 2 Aturan Baru yang Bakal Menguntungkan Pelaku Usaha Kecil

BACA JUGA:Wabup Lahat Buka Pintu Rumdin Untuk Siapa Saja: Tidak Ada Perbedaan, Hanya Ada Persaudaraan

“Kami sangat mengapresiasi PWI yang telah menghimpun pers di Lahat. Pemerintah daerah siap mendukung program-program PWI di masa depan,” ujar Wabup Lahat, saat audiensi pengurus PWI Kabupaten Lahat periode 2026-2029 di kediaman dinasnya, Rabu, 25 Maret 2026.

Dia juga menekankan, pentingnya kritik dan saran dari para jurnalis.

Menurutnya, masukan dari pers sangat dibutuhkan agar ia bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terkesan otoriter dalam menjalankan kebijakan.

“Kritik dan saran sangat kami perlukan untuk kemajuan pembangunan. Kami butuh masukan untuk terus meng-upgrade diri dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

BACA JUGA:Bupati dan Wabup Muba Pererat Sinergi dengan Pemprov Sumsel di Acara Halal Bihalal

BACA JUGA:Bupati dan Wabup Ogan Ilir Dijadwalkan Salat Ied 1447 H di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai

Disisi lain, sebagai Wabup Lahat, dirinya menegaskan perannya adalah mendampingi Bupati Lahat, dalam menjalankan setiap program dan kebijakan demi kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut, jabatan bukanlah ajang untuk mencari popularitas, melainkan sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait