Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Menelusuri Candi Sewu: Dari Arca Penjaga hingga Arsitektur Mandala

Menelusuri Candi Sewu: Dari Arca Penjaga hingga Arsitektur Mandala

Arca penjaga memegang gada tampak menyambut para wisatawan yang memasuki komplek Candi Sewu, Klaten.-sulis-

KLATEN, PALPRES.COM – Jika kamu kebetulan ke Yogyakarta dan berwisata ke Candi Prambanan, sangat disayangkan jika tidak berkunjung ke Candi Sewu.

Sebab, salah satu komplek candi agama Buddha terbesar di Indonesia setelah Borobudur ini berada tak jauh dari Candi Prambanan.

Jaraknya hanya sekitar 800 meter ke arah Utara.

Walau berdekatan, namun seperti sudah dijelaskan diawal jika Candi Sewu merupakan komplek percandian agama Buddha.

BACA JUGA:Menyusuri Candi Prambanan: Keindahan Relief Ramayana dan Misteri Loro Jonggrang

BACA JUGA:Wisata Sejarah yang Bikin Takjub: Eksplorasi Istana Ratu Boko di Yogyakarta

Berbeda dengan Prambanan yang merupakan percandian Agama Hindu.

Meski secara geografis lokasinya sangat dekat dengan Yogyakarta, namun Candi Sewu secara administratif masuk ke Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Klaten.

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad 8 Masehi, pada masa Dinasti Syailendra.


Candi Sewu merupakan salah satu komplek candi agama Buddha terbesar di Indonesia setelah Borobudur-sulis-

Diduga dibangun bersamaan dengan perkembangan agama Buddha Mahayana di Jawa Tengah.

BACA JUGA:5 Tempat Wisata Hits Palembang 2026: Destinasi Instagramable untuk Mengisi Libur Panjang

BACA JUGA:Turun 6,5 Meter ke Masa Lalu: Menelisik Pesona Candi Sambisari Yogyakarta

Bila melihat namanya, maka banyak orang akan menebak jika jumlah candi yang ada di kompek Candi Sewu ini 1.000 candi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: