Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Kabar Gembira! Lahat Amankan Kuota 1.000 Unit Bedah Rumah BSPS Tahun 2026

Kabar Gembira! Lahat Amankan Kuota 1.000 Unit Bedah Rumah BSPS Tahun 2026

Bupati Lahat didampingi Kadis Perkimtan, Limra Naufan ST MT, Kabid Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Handi Astuti berkoordinasi dengan Menteri Perumahan Rakyat.-Dinas Perkimtan Lahat-

LAHAT, PALPRES.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat kebagian setidaknya 1000 unit rumah dari Kementerian Perumahan Rakyat, yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerjasama yang baik dengan Kementerian Perumahan serta campur tangan Bupati Lahat, program yang dicanangkan tersebut kita dapatkan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," ungkap Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Limra Naufan ST MT didampingi Kepala Bidang (Kabid), Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Handi Astuti, Kamis, 9 April 2026.

Nah, pada 2026 sendiri setidaknya 200 unit sedang dalam proses pelaksanaan, dan akan menerima kuota tambahan 800 lagi akan dibangun, sehingga warga secara finansial rendah mendapatkan rumah layak huni.

"Untuk anggarannya perunitnya sebesar Rp 20 juta, untuk model maupun tipe rumahnya sendiri tidak ada patokan mengharuskan demikian," papar dirinya.

BACA JUGA:Sidak Reses Dapil 4: Temukan Sekolah Rusak 20 Tahun hingga Jabatan Camat Kosong

BACA JUGA:Luar Biasa! Pemkab Empat Lawang Jemput Bola Bantuan BKBK Demi Transportasi Modern

Tentu saja, sambung dia, dengan adanya Program BSPS dari Pemerintah Pusat ini akan sangat membantu sekali, terutama mereka belum memiliki rumah yang memadai.

"Disinilah kuta hadir ditengah-tengah rakyat, dengan tagline Menata Kota Membangun Desa sudah sepatutnya diperjuangkan, agar warga pun merasakan dampak positif termasuk juga roda perekonomian," imbau dirinya.

Ia mengemukakan, pembangunan bedah rumah tersebut tersebar di 24 kecamatan, yang sumbernya berasal dari pendataan Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing.

"Sama sekali mereka yang berpenghasilan rendah berhak mendapatkannya, karena sebelum dilaksanakan pembangunan tim akan turun ke lokasi mengecek kebenarannya jangan sampai salah sasaran," sebut Limra Naufan.

BACA JUGA:Limbah Jadi Berkah! Korban Kebakaran Lahat Terima Batubata dari Sisa Pembakaran PLTU Banjarsari

BACA JUGA:ASN Lahat Was-was? Wabup Widia Ningsih Buka Suara Soal Aturan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen

Pemkab Lahat berkomitmen menghadirkan menjemput bola program tersebut sebagai wujud nyata, atas kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat miskin.

Tentunya kedepannya melalui program ini mampu meningkatkan pendapatan perkapita sekaligus menurunkan angka kemiskinan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait