Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Terapkan Sistem Coding dan Pengawas Eksternal, Polda Sumsel Jamin Seleksi Polri Bebas Pungutan

Terapkan Sistem Coding dan Pengawas Eksternal, Polda Sumsel Jamin Seleksi Polri Bebas Pungutan

Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul melalui pelaksanaan Rikkes Tahap I hari kedua seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. -Humas Polda Sumsel-

PALEMBANG, PALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul melalui pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I hari kedua seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. 

Kegiatan ini berlangsung di Sport Science Center Jakabaring Sport City Palembang, Selasa 14 April 2026.

Sebanyak 203 peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dengan standar medis ketat. 

Proses seleksi dipantau langsung oleh Karo SDM Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. 

BACA JUGA:Kasus Amin Mansur Dinilai Salah Sasaran, Pledoi PH: Dakwaan Error in Persona

BACA JUGA:Sidang Kasus Dana Pokir, Bupati OKU Mengaku Tak Tahu Polemik APBD 2025

Guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (Betah).

Pelaksanaan Rikkes ini bertujuan untuk menyaring calon anggota Polri yang memiliki kondisi fisik dan mental yang prima sebagai syarat utama dalam menjalankan tugas kepolisian. 

Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam membangun aparatur negara yang profesional dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.

Peserta menjalani berbagai tahapan pemeriksaan, meliputi tes mata, THT, gigi, komposisi tubuh, serta pemeriksaan fisik lanjutan oleh tim medis Biddokkes Polda Sumsel. Seluruh proses dilakukan secara sistematis dan terstandar.

BACA JUGA:Tersandung Proyek Fiktif, Oknum ASN Pemkot Palembang Divonis 2 Tahun Penjara

BACA JUGA:Terdakwa Pengancaman di Masjid Dituntut 7 Bulan Penjara di PN Palembang

Untuk menjamin transparansi, panitia menerapkan sistem coding peserta serta melibatkan pengawas internal dari Propam dan Itwasda, serta pengawas eksternal

Hasil pemeriksaan diumumkan secara terbuka melalui layar proyektor di lokasi kegiatan, sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasilnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: