Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Siap Hadapi Tantangan B50, Gubernur Sumsel Dorong Transformasi Teknologi Industri Sawit

Siap Hadapi Tantangan B50, Gubernur Sumsel Dorong Transformasi Teknologi Industri Sawit

Siap Hadapi Tantangan B50, Gubernur Sumsel Dorong Transformasi Teknologi Industri Sawit.-Humas Prov Sumsel-

PALEMBANG, PALPRES.COM - Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi membuka Andalas Forum VI 2026 di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis, 16 April 2026.

Forum yang diinisiasi GAPKI Sumsel ini menjadi ajang konsolidasi strategis bagi lebih dari 500 pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola industri sawit nasional di tengah dinamika global.

Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa sawit adalah pilar utama ekspor Sumsel yang mampu menjaga ketahanan ekonomi meski di tengah ketidakpastian global.

Menghadapi tantangan B50 dengan kebutuhan mencapai 16 juta ton, Gubernur mendorong peningkatan produktivitas per hektar melalui perbaikan teknologi pengolahan tanah dan pupuk.

BACA JUGA:Daftar 18 Ruas Jalan di Banyuasin yang Diperbaiki Gubernur Herman Deru

BACA JUGA:Akses Palembang-Banyuasin Makin Lancar, Gubernur Sumsel Resmikan Perbaikan 18 Ruas Jalan Strategis 2025

"Kita harus siap bersaing dengan negara tetangga. Saya juga mengapresiasi kolaborasi GAPKI dan Polda Sumsel dalam mengatasi isu keamanan TBS. Selain itu, fungsi humas perlu diperkuat untuk mengedukasi publik terkait dinamika kebijakan ekspor," ujar Herman Deru.

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, menyebut sawit sebagai "lumbung ekonomi" dan mengapresiasi percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat oleh Gubernur yang dinilai sebagai kunci penurunan biaya logistik.

Dukungan pusat turut ditegaskan oleh Deputi Bappenas RI, Leonardo A.A.T. Sambodo, yang menyatakan sawit masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pada RPJMN 2025-2029 demi memperkuat hilirisasi dan ekosistem agribisnis yang terintegrasi.

Andalas Forum VI berlangsung selama dua hari, menghadirkan pameran inovasi dari 44 eksibitor serta seminar strategis mengenai standar ISPO dan teknologi rantai pasok guna melahirkan rekomendasi bagi kesejahteraan petani dan pelaku usaha sawit Indonesia. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait