Pemkab Muba
Banner Honda PCX

UMKM Kriya Ogan Ilir Didorong Naik Kelas, Ini Langkah Pendampingan Hutama Karya

UMKM Kriya Ogan Ilir Didorong Naik Kelas, Ini Langkah Pendampingan Hutama Karya

Pelaku UMKM kriya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kembali mendapatkan pendampingan dari PT Hutama Karya melalui program Sentra Kriya Ogan Ilir yang kini memasuki tahap keempat.-Hutama Karya-

OGAN ILIR, PALPRES.COM – Pelaku UMKM kriya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kembali mendapatkan pendampingan dari PT Hutama Karya melalui program Sentra Kriya Ogan Ilir yang kini memasuki tahap keempat.

Program ini menyasar dua kelompok binaan utama, yakni Kelompok Kain Gebeng dan Kelompok Usang Sungging (perak dan tembaga), dengan pendekatan pengembangan bertahap mulai dari penguatan organisasi, digitalisasi, hingga peningkatan keterampilan produksi.

Rangkaian pendampingan ini dirancang sebagai roadmap berjenjang, bukan kegiatan tunggal.

Diawali dengan Soft Launching dan Workshop UMKM Naik Kelas pada Desember 2025 yang berfokus pada penguatan organisasi kelompok, growth mindset kewirausahaan, dan eksplorasi motif berbasis budaya lokal.

BACA JUGA:Keren! Hutama Karya Sabet Penghargaan Brand Digital Terpopuler 2026

BACA JUGA:Sukses di Luar Negeri! Hutama Karya Dapat Apresiasi dari PM Timor Leste

Workshop ini menghadirkan Ketua Komisariat PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil) Sumatera Selatan, M. Umar Husein, untuk materi Strategi Bisnis dan Mindset Growth UMKM serta Owner KC Haris Jaya, Ahmad Habibi, untuk Pelatihan Motif Batu Kain Gebeng.

Tahap ini menjadi fondasi awal setelah asesmen menunjukkan kedua kelompok memiliki potensi besar namun membutuhkan penguatan di aspek manajemen, koordinasi kerja, serta kualitas dan inovasi produk.

Memasuki awal tahun 2026, Hutama Karya menggelar Workshop UMKM Naik Kelas Batch 2 dengan dua materi utama, yaitu Komunikasi dan Negosiasi UMKM serta Pemasaran dan Digital Marketing.


Hutama Karya memposisikan Sentra Kriya Ogan Ilir sebagai model pendampingan UMKM kriya yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan-Ilustrasi: Gemini AI-

Workshop yang menghadirkan Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya, Ardi Saputra,S.Pd., M.Sc dan Founder Ayunda Regency, Millati Azka, S.M ini, berhasil mendorong terbentuknya akun media sosial program @sentrakriya_oganilir serta akun pribadi usaha milik para perajin sebagai pintu masuk ke pasar digital.

BACA JUGA:Kinerja Positif, Hutama Karya Lampaui Target Laba di Awal 2026

BACA JUGA:Hutama Karya Tanam 17.000 Pohon di JTTS, Target Serap Ribuan Ton Emisi hingga 2050

Pengembangan UMKM ini kemudian berlanjut pada April 2026 melalui Workshop UMKM Naik Kelas Batch 3 di Aula Kecamatan Tanjung Batu. Difasilitasi oleh Founder Klinik UMKM TOP dan Fasilitator Dinas Perindustrian Provinsi Sumatra Selatan, Iwan Setiawan, workshop ini berfokus pada Pola Desain Produk dan Praktik Rencana Bisnis Berkelanjutan menggunakan tools Business Model Canvas (BMC).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: