HKA Aspal Ulang Apron Bandara Halim Perdanakusuma, Rampung Kurang dari Sepekan
PT Hakaaston (HKA) saat ini tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan berkala di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.-HKA-
JAKARTA, PALPRES.COM – PT Hakaaston (HKA) saat ini tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan berkala di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Pemeliharan berupa pengaspalan ulang (paving work) pada area apron di depan hangar itu dilakukan, karena Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta memegang peran strategis.
Bandara Halim Perdanakusuma merupakan salah satu pintu gerbang udara utama di ibu kota, yang melayani penerbangan komersial, aktivitas militer, hingga penerbangan kenegaraan.
Dengan frekuensi lalu lintas udara yang padat, kondisi perkerasan area parkir dan manuver pesawat (apron) di depan hanggar yang prima menjadi faktor krusial untuk menjamin keselamatan serta kelancaran mobilisasi pesawat sebelum dan setelah penerbangan.
BACA JUGA:Hutama Karya Catat Kinerja Positif, Jalan Tol Trans Sumatera Kini Tembus 1.185 Km
BACA JUGA: Hutama Karya Raih Peringkat 206 Fortune Southeast Asia 500, Laba Tembus Rp3,08 Triliun
Proyek pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik pelataran hanggar yang memiliki intensitas beban statis pesawat tinggi.
Proyek pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik landasan yang memiliki beban lalu lintas tinggi.
Penanganan fisik seluas 12.500 meter persegi di area hanggar sedang berjalan secara berkala.
Seluruh rangkaian pengerjaan berlangsung secara intensif dan diselesaikan dalam waktu kurang dari satu minggu guna meminimalkan gangguan terhadap jadwal penerbangan.
BACA JUGA:Sering Terjadi di Tol, Hutama Karya Ungkap Bahaya Microsleep dan Cara Mencegahnya
BACA JUGA:Hutama Karya Genjot ESG, Ini Langkah Nyata di Proyek Infrastruktur Nasional
Dalam menjaga kualitas hasil pengaspalan, HKA memastikan mutu material aspal dijaga secara ketat sejak proses produksi di Unit Produksi (UP) Jabodetabek hingga tahap penghamparan di lapangan.
Tim teknis di lokasi proyek juga melakukan pengujian berkala pada kepadatan dan kerataan permukaan untuk memastikan seluruh hasil pekerjaan memenuhi standar spesifikasi teknis transportasi udara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
