Banner Honda PCX

Menuju Zero ODOL 2027, Hutama Karya Integrasikan Blu-E dengan WIM, Ini Hasilnya

Menuju Zero ODOL 2027, Hutama Karya Integrasikan Blu-E dengan WIM, Ini Hasilnya

Perkuat keselamatan dan keteraturan jaringan jalan nasional, PT Hutama Karya mengintegrasikan sistem Blu-E dengan Kementerian Perhubungan-Hutama Karya-

JAKARTA, PALPRES.COM – Perkuat keselamatan dan keteraturan jaringan jalan nasional, PT Hutama Karya mengintegrasikan sistem Blu-E dengan Kementerian Perhubungan.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung dalam peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement Hub (ETLE HUB) di Jakarta, Senin 10 Agustus 2026 ini, menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung arah Asta Cita Pemerintah.

Penandatanganan kerja sama integrasi Blu-E dilakukan antara Kementerian Perhubungan dengan sejumlah mitra strategis.

Kerja sama integrasi Blu-E menjadi bagian dari penguatan pemanfaatan data kendaraan angkutan yang dikelola Kementerian Perhubungan dengan sistem dan infrastruktur pengawasan yang dimiliki para pemangku kepentingan.

BACA JUGA:Deteksi Kendaraan ODOL Makin Canggih, Hutama Karya Gunakan Sistem WIM, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Ratusan Truk ODOL Terjaring di Jalan Tol Hutama Karya, WIM Deteksi 342.748 Kendaraan Bermasalah

Bagi Hutama Karya, kerja sama tersebut memungkinkan data kendaraan angkutan pada platform Blu-E diintegrasikan dengan sistem Weigh in Motion (WIM) yang sebelumnya telah terpasang di sejumlah ruas jalan tol Hutama Karya.

Melalui integrasi tersebut, kendaraan angkutan yang terdeteksi oleh WIM dapat terhubung dengan basis data Blu-E untuk mendukung proses identifikasi dan pencatatan kendaraan secara lebih terintegrasi.

Pemanfaatan data ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas pengawasan kendaraan angkutan barang, termasuk dalam mengidentifikasi kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL).

Secara terpisah, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan bahwa integrasi Blu-E dan WIM akan memperkuat pemanfaatan data dalam pengawasan kendaraan angkutan barang di jalan tol.

BACA JUGA:Kampanyekan Selamat Sampai Tujuan, Hutama Karya Dukung Gerakan Zero ODOL di Jalan Tol

BACA JUGA:Hutama Karya Lepas Pendampingan Sentra Kriya Ogan Ilir, 65 Perajin Kini Siap Mandiri

Hingga Juli 2026, melalui sistem WIM yang telah terpasang, tercatat sebanyak 342.748 kendaraan teridentifikasi terindikasi ODOL.

“Data yang telah kami himpun melalui WIM menunjukkan pentingnya pengawasan ODOL yang semakin terintegrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: