Banner Honda PCX

Unhan RI Gandeng BRIN, Peluang Dana Riset Eksternal Kembali Dibuka

Unhan RI Gandeng BRIN, Peluang Dana Riset Eksternal Kembali Dibuka

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhan RI saat melakukan audiensi dengan jajaran BRIN di Jakarta, Kamis 3 September 2026-Unhan RI-

JAKARTA, PALPRES.COM – Peluang Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) mendapatkan dukungan pendanaan penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali dibahas.

Kali ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhan RI melakukan audiensi dengan jajaran BRIN di Jakarta, Kamis 3 September 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BRIN Lantai 16 Gedung B.J. Habibie, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tersebut membahas sejumlah hal terkait pengembangan riset, pendanaan penelitian hingga peluang memperluas kerja sama kedua lembaga.

Dari LPPM Unhan RI hadir Seslem LPPM Unhan RI Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., Kapuslit Strategi Pertahanan LPPM Kolonel Inf. Dr. Sungkunen Munthe, Kapus Program Bela Negara dan PKM Kolonel Inf. Dr. Haryo Mustoko, serta Kapuslit Manajemen Pertahanan Kolonel Inf. Hendri Siswanto, S.IP., M.Si.(Han).

BACA JUGA:Unhan RI Bedah Strategi Pembayaran Global, Kedaulatan Ekonomi Indonesia Jadi Sorotan

BACA JUGA:LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Siswa SMAN 1 Citeureup, Ini Harapannya

Sementara BRIN diwakili sejumlah pejabat, di antaranya Waka BRIN Laksdya TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Amarulla Oktavian, S.T., M.Sc., DESD., ASEAN Eng., Direktur Perumusan Kebijakan Riset, Teknologi dan Inovasi Dr. Prakoso Bhairawa Putera, S.IP., M.A., serta Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi Raden Arthur Ario Lelono, Ph.D.

Pembahasan tidak hanya berkutat pada kerja sama kelembagaan. Potensi pendanaan yang disiapkan BRIN juga menjadi perhatian, mengingat skema tersebut dapat dimanfaatkan perguruan tinggi untuk mengembangkan penelitian yang memiliki dampak nyata.

BRIN saat ini memiliki sejumlah skema pendanaan, mulai dari RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, Pusat Kolaborasi Riset (PKR), RIIM Startup, Pengujian Produk Inovasi hingga Riset Inovasi Strategis.

Dalam diskusi tersebut, kolaborasi juga disebut sebagai salah satu faktor yang dapat memperbesar peluang sebuah proposal penelitian mendapatkan pendanaan.

BACA JUGA:LPPM Unhan RI Tanamkan Semangat Bela Negara kepada 350 Siswa di Jakarta, Bekali Hadapi Ancaman Era Digital

BACA JUGA:Kapus Bela Negara LPPM Unhan RI Bekali 40 Fasilitator, Siapkan Penggerak Bela Negara Berbasis Riset

Kerja sama tidak hanya terbatas antara perguruan tinggi dan lembaga riset. Pelibatan industri, pemerintah maupun mitra dari luar negeri juga menjadi bagian dari pola kolaborasi yang dikembangkan.

Besarnya peluang tersebut tergambar dari data kerja sama pendanaan internasional BRIN.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait