Review Jujur AION UT: 1 Bulan Pakai, Masih Worth It?
Review Jujur AION UT: 1 Bulan Pakai, Masih Worth It?-YT. Teman Mobil-
PALPRES.COM - Sudah satu bulan penuh mobil listrik kompak AION UT menemani aktivitas harian saya di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.
Mulai dari macet-macetan jam pulang kantor, mall-hopping di akhir pekan, hingga perjalanan agak jauh ke luar kota, hatchback listrik asal Tiongkok ini nyaris tidak pernah absen.
Dengan banderol harga berkisar di angka Rp345 juta hingga Rp395 juta, tentu banyak yang penasaran: apakah mobil ini benar-benar worth it setelah dipakai harian, atau justru menyimpan catatan yang mengganggu? Berikut adalah review jujurnya!
1. Kabin Super Lega: Nilai Plus yang Paling Terasa
BACA JUGA:5 Pilihan Mobil Listrik 100 Jutaan Terbaik di Indonesia 2026!
Hal pertama yang langsung dirasakan manfaatnya selama sebulan pemakaian adalah kelegaan kabinnya. Berkat penggunaan wheelbase atau jarak sumbu roda sepanjang 2.750 mm, ruang kaki di baris kedua terasa sangat lapang untuk ukuran mobil berdimensi kompak.
Ketika membawa anggota keluarga atau rekan kantor untuk bepergian bersama, tidak ada satupun yang mengeluh kesempitan. Ditambah lagi dengan kesenyapan kabin khas mobil listrik murni, rasa lelah akibat kemacetan jalan raya bisa ditekan dengan sangat baik.
2. Konsumsi Energi dan Pengisian Daya Harian
Untuk urusan performa harian, varian yang saya gunakan dibekali baterai yang menawarkan jarak tempuh riil sangat memadai. Dalam pemakaian normal dalam kota, konsumsi energinya tergolong efisien.
Pengisian daya (charging) juga tidak menjadi momok menakutkan. Berkat dukungan DC Fast Charging, pengisian dari kapasitas 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 24 menit.
Cukup luangkan waktu sebentar untuk menikmati kopi di SPKLU atau pusat perbelanjaan, baterai mobil sudah kembali terisi penuh untuk beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
