Banner Honda PCX

Huawei Bikin Gebrakan! Hi-ONE Buka Era Baru Interkoneksi Optik AI Super Cepat

Huawei Bikin Gebrakan! Hi-ONE Buka Era Baru Interkoneksi Optik AI Super Cepat

Huawei meluncurkan Hi-ONE, mesin optik NPO 7,2 TB/s dengan sumber cahaya bawaan untuk mendorong interkoneksi AI berkecepatan tinggi.--huawei

CHINA, PALPRES.COM – Dunia teknologi AI kembali dibuat geger!

Huawei resmi memperkenalkan Hi-ONE, optical engine berbasis Near-Packaged Optics (NPO) dengan arsitektur sumber cahaya bawaan (Built-in Light Source) yang diklaim menjadi yang pertama di industri.

Gebrakan tersebut diumumkan dalam HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai, China, 17 September 2026.

Bukan kaleng-kaleng, Hi-ONE menawarkan kapasitas total mencapai 7,2 TB/s dan membuat Huawei menjadi perusahaan pertama yang memproduksi massal optical engine NPO dengan arsitektur sumber cahaya bawaan.

BACA JUGA:DUAAR! Huawei Cloud Rilis Monster AI 'Agentic Cloud', Dunia Teknologi Geger dan Pesaing Makin Ketinggalan!

BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Gahar Huawei Mate 90 RS Ultimate Design Jelang Rilis September 2026

Teknologi ini telah diterapkan pada Ascend 960 SuperPoD yang dibangun menggunakan arsitektur “UnifiedBus plus Hi-ONE”.

Dampaknya? Jumlah modul optik 800G di dalam SuperPoD berhasil dikurangi hingga 48.000 unit, sekaligus memangkas konsumsi daya dan meningkatkan keandalan sistem.

Hi-ONE Bawa Interkoneksi Optik ke Level Baru

NPO merupakan teknologi interkoneksi optik yang menempatkan optical engine lebih dekat dengan chip switching.

BACA JUGA:Masa Depan Smartphone? Kupas Tuntas Huawei Mate XT2 Layar Lipat 3

BACA JUGA:Bobot Cuma 798 Gram dan Baterai Tahan 18 Jam: Intip Spesifikasi Gahar Huawei MateBook Pro S Berlayar OLED 3,1K

Posisi tersebut membantu memperpendek jarak transmisi antara sinyal optik dan listrik, namun tetap mempertahankan independensi optical engine.

Melalui pendekatan tersebut, Huawei mengembangkan Hi-ONE sebagai optical engine NPO dengan kapasitas transmisi tinggi sekaligus menghadirkan arsitektur sumber cahaya bawaan.

Hi-ONE mengintegrasikan 36 kanal optical transceiver dalam satu optical engine.

Integrasi ini mengurangi jumlah komponen terpisah dan dirancang untuk menekan potensi titik kegagalan.

BACA JUGA:GEMPAR! Raksasa Teknologi Dunia Bersatu Sepakati Standar NPO, Huawei Bikin Geger Luncurkan 7.2T NPO!

BACA JUGA:GSMA-Huawei Gelontor Rahasia Terlarang: Hapus Buta Digital, Cuan Global Meledak Parah!

Teknologi yang digunakan juga cukup kompleks, mulai dari compound optical chips, silicon photonic chips hingga optoelectronic RF chips.

Seluruhnya dirancang dengan mempertimbangkan aspek optik, mekanik, elektrik, magnetik dan termal.

Hasilnya, satu Hi-ONE mampu mendukung kapasitas transmisi 7,2 TB/s.

Huawei juga menyebut desain tersebut meningkatkan keandalan keseluruhan hingga 10 kali, yang ditujukan untuk mendukung operasional tugas pelatihan AI dalam durasi panjang.

BACA JUGA:Pas Buat Pemula! 3 Tablet Huawei MatePad Terbaik untuk Edit Foto, Video, dan Desain Grafis

BACA JUGA:Ringkas dan Bertenaga, Huawei MatePad Mini Resmi Rilis di Indonesia Harga 8 Jutaan

Konsumsi Daya Dipangkas 66 Persen!

Bagian yang bikin teknologi ini makin mencuri perhatian adalah efisiensi energinya.

Hi-ONE menggunakan arsitektur linear direct-drive sehingga tidak lagi membutuhkan chip oDSP berdaya tinggi.

Huawei menyatakan pendekatan tersebut mampu memangkas konsumsi daya sekitar 66 persen.

BACA JUGA:Huawei Mate XT 2 Meluncur: HP Lipat 3 Paling Sultan, Spek Dewa Bikin Brand Lain Auto Sungkem!

BACA JUGA:Rajanya Fotografi Ponsel! Huawei Pura90'S Pro Max Hadirkan Layar Mewah dan Performa Monster

Tak hanya lebih hemat energi, latensi transmisi juga diklaim dapat ditekan sekitar 90 persen.

Dengan kombinasi bandwidth tinggi, konsumsi daya lebih rendah dan latensi yang lebih kecil, teknologi ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur komputasi AI yang semakin haus terhadap kapasitas interkoneksi.

NPO Mulai Masuk Jalur Komersialisasi Massal

Gebrakan Huawei tak berhenti pada produk.

BACA JUGA:Desain Canva Makin Lancar! Ini 4 Tablet Huawei RAM 8GB Murah Terbaik untuk Kerja Kreatif

BACA JUGA:Dibekali GPS Jalur Ganda dan Fitur Selam Bebas: Pilihan Smartwatch Garmin dan Huawei Terbaik Tahun 2026

Perusahaan juga ikut mendorong perkembangan standar dan ekosistem NPO secara global.

Pada Mei 2026, proposal standar “12.8 TB/s NPO Module” yang diajukan bersama China Academy of Information and Communications Technology (CAICT), Huawei dan sejumlah perusahaan lainnya resmi dimulai oleh Optical Internetworking Forum (OIF).

Proposal tersebut mendapat dukungan dari lebih dari 40 vendor rantai industri global.

OIF sendiri merupakan forum yang berperan dalam pengembangan standar dan interoperabilitas industri komunikasi optik, termasuk teknologi interkoneksi berkecepatan tinggi dan konektivitas data center.

BACA JUGA:Battle Smartwatch: Huawei Watch GT 6 Lebih Unggul dari Samsung & Apple?

BACA JUGA:Huawei dan HP Bikin Gebrakan! Teken Lisensi Paten Global, Teknologi Wi-Fi Makin Ngebut

Dengan inovasi Hi-ONE, penerapan NPO kini diarahkan bukan sekadar menjadi wacana teknologi, tetapi bergerak menuju penggunaan komersial dalam skala besar.

 

Langkah tersebut menunjukkan bagaimana perkembangan interkoneksi optik menjadi bagian penting dalam membangun infrastruktur komputasi AI generasi berikutnya—semakin cepat, semakin padat, sekaligus semakin efisien.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: huawei