Banner Honda PCX

214.340 Warga Lubuk Linggau Tercatat Aktif sebagai Peserta BPJS Kesehatan

214.340 Warga Lubuk Linggau Tercatat Aktif sebagai Peserta BPJS Kesehatan

214.340 Warga Lubuk Linggau Tercatat Aktif sebagai Peserta BPJS Kesehatan--

LUBUK LINGGAU, PALPRES.COM– Sebanyak 214.340 warga Kota Lubuk LINGGAU, Sumatera Selatan, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan. Sementara itu, sebanyak 39.054 warga lainnya masih berstatus nonaktif dari total jumlah penduduk yang mencapai 253.394 jiwa.

Data tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Lubuk Linggau, Yunita Ibnu, dalam Rapat Forum Komunikasi Implementasi Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Semester II Tahun 2026.

Rapat yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, Erwin Armeidi, tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk merekrut peserta baru dan mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat yang sudah tidak aktif.

Dalam kesempatan itu, Erwin menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas sektor untuk mencari solusi atas persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan nonaktif. Menurutnya, penanganan masalah tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar perlindungan kesehatan masyarakat dapat terus diperluas.

BACA JUGA:Tren Positif Harga Emas Pegadaian 5 November 2026, Antam 1 Gram Tembus Rp2,59 Juta

Ia juga mengingatkan agar pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, diperlukan alternatif dukungan pembiayaan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

Salah satu upaya yang didorong adalah pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu memperluas jangkauan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

"Tujuan rapat ini adalah bagaimana kita bisa menjamin masyarakat, khususnya warga Kota Lubuk Linggau, mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan sehingga tidak mengalami kendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan," ujar Erwin.

Ia berharap forum komunikasi tersebut dapat menjadi ruang bagi seluruh pihak terkait untuk menyampaikan masukan sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menangani persoalan kepesertaan nonaktif.

BACA JUGA:Dorong Ekonomi Kreatif, Palembang Fashion Week 2026 Buka Peluang Pasar Baru Bagi UMKM Lokal

Penanganan tersebut, lanjutnya, perlu menyasar berbagai kelompok peserta, baik dari segmen mandiri maupun masyarakat yang mengalami perubahan status kepesertaan karena sejumlah faktor.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Lubuk Linggau, Yunita Ibnu, tidak hanya memaparkan kondisi kepesertaan JKN di Kota Lubuk Linggau berdasarkan data Semester I Tahun 2026, tetapi juga menjelaskan sejumlah program yang dapat mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC).

Beberapa program yang dipaparkan di antaranya program donasi, Program Srikandi, dan Program Sahabat UMKM.

Melalui berbagai program tersebut, BPJS Kesehatan berharap dukungan dari pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat semakin meningkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait