Mencegah Sebelum Terjadi Bencana, Pasis Seskoad Gembleng Kesiapsiagaan Karhutla, Ini Lokasinya
Pasis Dikreg LXVIII Seskoad menggelar kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Karhutla bertempat di Kantor Desa Demang Lebar Daun, Kecamatan Pakjo Palembang.--Pendam II Sriwijaya
PALEMBANG, PALPRES.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat, Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad menggelar kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertempat di Kantor Desa Demang Lebar Daun, Kecamatan Pakjo, Palembang, Kamis 5 November 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui sinergi bersama Koramil Pakjo, Kapolsek Ilir Barat I, serta Pemerintah Kecamatan Pakjo.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi lingkungan yang rentan terhadap terjadinya kebakaran.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait, di antaranya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), tenaga kesehatan Puskesmas, para Ketua RT/RW, serta seluruh lapisan masyarakat setempat.
BACA JUGA:Dandim 0402/OKI-OI Berganti! Bupati Panca Wijaya Akbar Titip Pesan Penting, Ini Harapannya
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penanggulangan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat.
Dalam kegiatan penyuluhan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya langkah-langkah pencegahan Karhutla, kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, serta pentingnya melaporkan secara cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk membangun kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, petugas Damkar, tenaga kesehatan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun sistem pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang efektif.
BACA JUGA:Top! Kodam II Sriwijaya Tuntaskan 1.669 Pembangunan KDKMP, Kasad Beri Apresiasi
BACA JUGA:Perkuat Sinergi TNI-Pemda, Pangdam II Sriwijaya Sambangi Mako Yonif Kujur Cakti
Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat diantisipasi sedini mungkin sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Bagi Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
