PALPRES COM Seratus hari memasuki krisis keamanan paling parah di Eropa sejak perang Dunia II pecah kecamuk perang Rusia dan Ukraina belum tuntas bahkan kian memanas Darurat militer kenaikan harga pangan dan kekurangan bahan bakar yang melumpuhkan sendi kehidupan makin membuyarkan mimpi dan masa depan warga Ukraina Suram dan perang masih jauh dari kata selesai Gesekan terus memanas Perang opini yang membentuk geopolitik dan ekonomi global ternyata berujung krisisi ekonomi global Penduduk di ibu kota Ukraina Kyiv perlahan lahan mulai menerima situasi ini Sirene serangan udara yang terus menyayat telinga menjadi santapan rutin Dikutip Disway id dari The Sunday Times Kyiv berangsur normal Restoran toko supermarket dan bahkan salon rambut telah dibuka kembali Tapi belum cukup membawa rasa aman Sebagian besar barang barang lokal termasuk daging segar produk susu dan sayuran mulai tersedia Sementara jalan jalan kini menjadi lebih sibuk Ukraina mengklaim telah merebut kembali sebagian kota industri Sievierodonetsk yang awalnya difokuskan pada serangan Rusia merebut wilayah Donbas timur Gubernur Provinsi Luhansk Sergiy Gaidai mengatakan kepada televisi nasional setempat bahwa pasukan Ukraina telah merebut 20 persen wilayah yang hilang di Sievierodonetsk Tidak realistis jika dikatakan kami dalam posisi aman Rusia akan terus memberikan ancaman katanya Begitu kami memiliki cukup senjata jarak jauh bantuan dari barat kami akan mendorong artileri mereka menjauh dari posisi kami Lalu apakah Anda percaya dengan kekuataan tambahan ini infanteri Rusia akan lari kata Gaidai Militer Ukraina sejak Sabtu 4 Juni 2022 telah memperkuat pasukannya dan menggunakan artileri untuk melakukan operasi penyerangan di kota itu Pasukan Rusia memang telah mundur setelah upayanya gagal untuk menguasai kota terdekat Bakhmut dan memutus akses ke Sievierodonetsk Tujuan utama Putin adalah menghancurkan Ukraina Dia tidak mundur dari tujuannya terlepas dari kenyataan bahwa Ukraina memenangkan tahap pertama perang skala penuh ini kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Malyar kepada televisi nasional Ribuan orang telah tewas jutaan orang tercerabut dari rumah mereka dan ekonomi global terganggu sejak pasukan Rusia melakukan invasi Moskow telah mengerahkan pasukan dan material ke dalam pertempuran untuk Sievierodonetsk yang harus dikuasai Rusia untuk merebut seluruh Luhansk salah satu dari dua provinsi yang terdiri dari wilayah Donbas timur yang telah dinyatakan oleh Kremlin untuk direbut Kini pasukan Rusia hanya berjarak 15 km di luar kota Sloviansk di provinsi tetangga Donetsk Donetsk tidak akan jatuh dengan cepat tetapi membutuhkan lebih banyak senjata untuk mencegah penyerang kata Kyrylenko Rusia sendiri tidak terpengaruh oleh senjata barat Kelengkapan persenjataan Ukraina tidak akan mengubah arah dari apa yang disebutnya operasi militer khusus untuk melucuti senjata Ukraina dan menyingkirkan nasionalis berbahaya Rusia masih menguasai sekitar seperlima negara itu sekitar setengahnya direbut pada tahun 2014 dan setengahnya ditangkap sejak meluncurkan invasi pada 24 Februari Menteri pertahanan Ukraina mengatakan tentaranya sudah berlatih di Eropa untuk mengoperasikan sistem rudal canggih baru yang dijanjikan oleh Amerika Serikat dan Inggris Ini sangat membantu Rusia memenangkan pertempuran Sebuah perang yang diyakini oleh negara negara Barat akan dimenangkan Rusia dalam beberapa jam telah berlangsung selama lebih dari 3 bulan dengan mengorbankan ribuan nyawa dan krisis ekonomi global Seperti yang dikatakan media lokal Rusia sedang melakukan perang proksi di Ukraina melawan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO pimpinan Amerika Serikat Pada tanggal 30 Mei koresponden militer Pravda Alexander Sladkov menulis bahwa semangat juang militer Ukraina didasarkan pada mitos Rusia yang lemah dan tidak stabil Ini adalah pelajaran perang yang tidak dapat diubah Betapapun hati hati dan dibangun dengan baik perang akan membawa kesengsaraan tulisnya Tetapi ketika perang di Ukraina mencapai tanda 100 hari skala kegagalan rencana Rusia sekarang tidak dapat disangkal Satu satunya pertanyaan adalah apakah militer Rusia masih mampu meraih kemenangan dengan tolok ukur yang ada saat ini Kesalahan Rusia dapat dibagi menjadi dua kategori besar Pertama asumsi yang salah tentang tujuan invasi dan kedua kakuatan sebenarnya militer Rusia itu sendiri ungkapnya DISWAY ID
100 Hari Invasi Rusia ke Ukraina, Perang Kian Memanas
Minggu 05-06-2022,09:11 WIB
Editor : redaksi 1
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,03:53 WIB
Waspada! Jarak Pandang Berkurang Berpotensi Terjadi di Palembang dan Sejumlah Wilayah Sumsel Hari Ini
Jumat 28-08-2026,03:27 WIB
Jadwal Sholat Palembang Hari Ini, Cek Subuh hingga Isya serta Dalil dalam Al-Qur'an
Jumat 28-08-2026,08:00 WIB
Shopee 9.9 Super Shopping Day Hadir, Ada Voucher Mania hingga Rp999 Ribu
Jumat 28-08-2026,10:09 WIB
BURUAN! Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Antam hingga UBS Makin Murah Hari Ini
Jumat 28-08-2026,03:38 WIB
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut Dinihari, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Terkini
Sabtu 29-08-2026,01:00 WIB
Hyundai Hillstate Beber Calon Lawan Megawati Hangestri Cs di KOVO Cup 2026
Sabtu 29-08-2026,00:41 WIB
Hadapi Masalah Hukum, Pegawai Bea Cukai Lhokseumawe Dibekali Pengetahuan Ini
Jumat 28-08-2026,21:41 WIB
ExcelScale Luncurkan Platform 100+ Model AI 1 API di Malaysia, Bikin Perusahaan Auto Sultan!
Jumat 28-08-2026,21:18 WIB
Gokil! ECOVACS x POP MART di PTS 2026 Bikin Bebas Sapu Rumah, Unboxing Blind Box Happy!
Jumat 28-08-2026,20:53 WIB