Hanya yang meninggal akibat pneumonia atau kegagalan pernapasan dampak Covid yang dilaporkan.
Kebijakan itu menuai tanda tanya dari kalangan pakar kesehatan dunia.
Di China, terdapat lebih dari satu juta infeksi dan 5.000 kematian setiap hari.
Hal itu mengacu pada perusahaan data kesehatan yang berbasis di Inggris, Airfinity, pekan lalu.
Tes Covid-19 di China juga terbilang sedikit.
Sehingga muncul anggapan bahwa China meremehkan infeksi dan kematian.
"Anda tidak menghitung saya, ketika saya positif Covid. Anda pun tidak tahu, kapan saya menjadi negatif.
BACA JUGA:7 Lagu Daerah Musi Banyuasin, Kuyung Jauh, Linjang Sughang, hingga Bujang Ranggonang
Antara statistik dan kenyataan, terlalu berjauhan," tulis seorang pengguna platform mirip Twitter China, setelah NHC menghentikan pelaporan kasus hariannya.
Kota Qingdao dan Dongguan diprediksi terdapat puluhan ribu kasus harian Covid.
Jumlah kasus itu jauh lebih tinggi dibanding jumlah pasien harian nasional, tanpa kasus tanpa gejala.
Beberapa hari terakhir, sebanyak 2 juta kematian akibat Covid-19 di tengah masifnya penyebaran virus.
BACA JUGA: Dulu Kapenrem, Kini Widyaiswara Madya Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan RI
Penyebaran Covid itu telah mencapai hingga ke pedesaan China.
Kondisi demikian menjadi ancaman bagi populasi lansia.