Arif menyampaikan, dari 184 disabilitas yang, pihak sekolah mampu antar jemput 35 siswa/ siswi.
"Mereka kami antar jemput menggunakan kendaraan pribadi. Bayangkan,"ujarnya.
Selaku kepala sekolah sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muratara untuk membantu kendaraan antar jemput siswa.
"Kami sangat perlu, sangat berharap adanya bantuan kendaraan transportasi penjemputan bagi peserta didik SLB ini,"pungkasnya