Sehingga, lanjut dia, tidak ada lagi yang menggandakan formulir, karena disitu rentan.
“Ditulis Plano 40, dibawah berumah jadi 4 misalnya, jadi nanti tidak ada lagi yang seperti itu.
Ini salah satu cara kita meminimalisir kecurangan yang ada," sambungnya.
Soal potensi human eror, menurut dia, pihaknya di tahun 2020 sudah melakukan uji coba Sirekap.
BACA JUGA:4 Daerah Paling Sejahtera di Provinsi Papua, Nomor 2 Punya Tambang Emas Terbesar di Dunia
“Alhamdulillah untuk Sumsel kita tidak mengalami kendala yang serius," tuturnya.
Hanya saja lanjutnya, ada beberapa titik yang masih ada kendala, misalnya di OKU Timur dan Musi Rawas.
"Uploadnya agak terlambat banyak masalah, seperti koneksi internet, dan petugas bawa yang juga agak kurang paham penggunaannya," terangnya.
Ditambahkannya, untuk saat ini seluruh desa di Sumsel memiliki jaringan internet.
"Hanya saja ada yang kuat dan ada yang lemah, kalau desa yang lemah itu bisa ke Kecamatan untuk mencari sinyal yang kuat," tukasnya. *