Awal mula puasa Asyura ini di anjurkan oleh Rasulullah ketika Rasulullah tiba di Madinah dan Rasulullah mendapati beberapa orang Yahudi yang sedang berpuasa.
Rasulullah Saw bertanya kepada pada Kaum Yahudi tersebut tentang Puasa apa yang sedang mereka lakukan.
Para kaum yahudi tersebut memberitahu Rasullullah bahwa puasa yang dilakukan nya sekarang merupakan puasa pada hari yang mulia, dimana pada hari ini Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan Kaumnya.
Di hari itu juga Fir'aun dan segerombolan kaumnya di tenggelamkan. dan Nabi Musa berpuasa pada hari ini, sebagai rasa Syukur dan kaum Yahudi juga mengikutinya.
BACA JUGA:6 Rekomendasi Wisata Pantai di Bangka, Panorama yang Indah dan Sejuk
Rasulullah Saw berkata pada kaum muslim bahwa seharusnya mereka lebih berhak dan lebih utama untuk mengikuti Nabi Musa daripada Kaum Yahudi tersebut.
Dan Rasulullah Saw memerintahkan para kaum muslimin untuk berpuasa.
Berikut ini merupakan Niat Puasa Asyura.
Bismillahirrahmanirrahim
BACA JUGA:Jaraknya Hanya 40 Menit dari Palembang, Ini Kampus Terluas se Asia Tenggara
Nawaitu Shauma ghadin min yaumi aasyuraa sunnatan Lillahi Ta'aallaa.
Artinya: sengaja aku berpuasa Sunnah Asyura pada esok hari karena Allah Ta'aallaa.
2. Puasa Tasu'a
Puasa Sunnah Tasu'a juga dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Setiap tanggal 9 Muharram, pada tanggal 9 Muharram 1445 Hijriah tahun ini berketetapan pada tanggal 27 Juli 2023. Hari Kamis.
BACA JUGA:6 Kampus dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia TOP QS WUR 2024, Ada Kampus Swasta?
Berikut ini Niat Puasa Tasu'a.