Anak-anak menggunakan Gaco atau genteng kecil sebagai anak permainan.
Gaco ini diletakkan dalam gambar kotak yang pertama.
Lalu yang menang suwit akan mulai melompati satu demi satu bagian yang digambar.
BACA JUGA:7 Lomba Permainan Tradisional Selesai Terlaksana di Museum Subkoss
BACA JUGA:Hari Kemerdekaan, Berbagai Lomba dan Permainan Tradisional di Gelar
Sampai ke gambar bagian kepala, pemain akan melompati lagi satu persatu gambarnya.
Hingga tiba di bagian Gaco diletakkan, ambil Gaconya dan pemain melompati ke garis start lagi.
Kemudian pemain berdiri membelakangi gambar cengkleng dan perlahan melemparkan Gaconya.
Jika beruntung Gaconya akan masuk ke dalam gambar, tapi jika Gaconya ke luar daerah gambar maka pemainnya harus berhenti dan digantikan dengan pemain yang lain.
BACA JUGA:Bentuk Karakter Anak Dari Permainan Tradisional
BACA JUGA:BPNB Sumbar Kolaborasi dengan Kampung Dongeng dalam Melestarikan Permainan Tradisional
Ingat, pemain tidak boleh masuk ke dalam gambar yang ada Gaconya.
Jika menemukan gambar yang ada Gaco maka pemain harus melewatinya langsung melompat ke gambar yang tidak ada Gaconya.
Paling susah apabila pemain mendapati beberapa gambar yang berisi Gaco semua sehingga pemain tidak mudah untuk melompat ke gambar yang tidak ada Gaconya.
Pemenang dari permainan cengkleng ini ditentukan oleh siapa yang terlebih dahulu bisa menjadikan kepala sebagai rumahnya.
BACA JUGA:Mahasiswa Unpari Sosialisasikan Permainan Tradisional