Masalahnya batu blue safir sintetis juga ada yang memiliki inklusi sehingga sangat sulit untuk membedakan.
Keduanya dengan cara melihat seratnya tanpa alat bantu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui keaslian batu blue safir ya itu dengan menggunakan kaca pembesar yang memiliki tingkat pembesaran 10 kali sampai 20 kali dari ukuran semula.
BACA JUGA:Semua Orang Langsung Tunduk, 8 Khasiat Batu Akik Yaman Wulung, Cocok Buat Pemimpin
Pada batu blue safir yang asli umumnya akan menunjukkan karakter asli batu alam dengan hanya serat-serat alami yang terdapat di dalamnya.
Sedangkan pada batu blue safir sintetis akan terlihat lebih jerni dan bersih karena hanya terdapat sedikit serat di dalamnya, dan untuk yang kualitas rendah biasanya tidak memiliki serat.
Cara lain untuk mengetahui keaslian batu blue safir yaitu dengan menempelkannya pada kulit, usahakan jangan memegangnya secara langsung untuk menghindari penyerapan suhu tubuh.
Batu blue safir yang asli akan terasa dingin ketika menempel di kulit dan ketika terkena suhu panas akan cepat dingin.
BACA JUGA:7 Jenis Batu Akik Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi, Ada yang Kamu Punya?
Sedangkan batu blue safir sintetis jika terkena suhu panas maka panasnya akan terasa lebih lama dan jika dibakar warna batu blue safir yang asli juga tidak akan berubah.
Sedangkan batu blue safir sintetis biasanya akan berubah warna dan bahkan meleleh.
Batu blue safir yang asli memiliki tingkat kekerasan yang tinggi sehingga tidak mudah tergores atau pecah.
Bahkan jika dengan sengaja digoreskan pada kaca batu ini tidak akan tergores sama sekali. (*)