Sri Mulyani Sebut Anggaran Bansos Melonjak dari Rp9,6 T Menjadi Rp22,5 T, Disalurkan ke Kementerian Ini

Rabu 20-03-2024,12:11 WIB
Reporter : Bethanica
Editor : Juli Aulia

PALPRES.COM- Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati melaporkan realisasi anggaran program bantuan sosial (Bansos) per 29 Februari 2024 di hadapan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. 

Dalam laporannya itu, Sri Mulyani menyebutkan jika anggaran Bansos per Februari mengalami kenaikan hingga 135,1 persen dari tahun lalu sebesar Rp9,6 triliun, pada tahun ini menjadi Rp22 Triliun. 

Terjadinya peningkatan realisasi belanja bansos ini diakui Sri Mulyani dipengaruhi oleh mulai disalurkannya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 pada bulan Januari 2024 dan juga penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada bulan Februari. 

Adapun anggaran bansos ini disalurkan kepada beberapa Kementerian dan Lembaga untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang miskin ekstrem di Indonesia. 

BACA JUGA:THR Zonk, Tenaga Honorer Terancam Tak Rayakan Idul Fitri 2024, Ini Penjelasan Menpan RB

BACA JUGA:Kemnaker: Telat Bayar THR Bakal Dikenai Denda 5 Persen, Pengusaha Harus Ingat Waktunya

Salah satunya anggaran Bansos di Kementerian Sosial sebesar Rp12,8 trilliun untuk penyaluran bantuan PKH kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). 

Juga penyaluran BPNT tahap 1 untuk 18,8 juta KPM di Indonesia. 

Anggaran Bansos juga disalurkan melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau KIS PBI sebesar Rp7,7 triliun yang diberikan kepada 96,7 juta peserta. 

Penyaluran anggaran bansos melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga dilakukan untuk program Indonesia Pintar (PIP) bagi 1.000 siswa tingkat SD, SMP dan SMA. 

BACA JUGA:Mendagri Tito Karnavian Tegas Minta Pemda Salurkan THR dan Gaji Ke-13 Tahun Ini Tepat Waktu

BACA JUGA:Belum Terdaftar Penerima Manfaat Bansos Kemensos 2024? Begini Cara Daftarnya Secara Online

Dan juga penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 105.100 mahasiswa yang menyerap anggaran Rp0,9 miliar. 

Bansos PIP dan KIP juga disalurkan melalui Kementerian Agama (Kemenag) dengan jumlah penerima manfaat masing-masing 1,4 juta siswa dan 11,1 ribu mahasiswa dengan anggaran Rp1,1 triliun.

Realisasi berikutnya yaitu untuk tanggap darurat bencana sebesar Rp0,8 miliar yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kategori :