Hamas Setuju Gencatan Senjata, Israel Malah Serang Besar-besaran Rafah

Kamis 09-05-2024,15:10 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Kgs Yahya

Sementara itu serangan besar-besaran yang dilakukan Israel ke Rafah, dikecam oleh Pemerintah Indonesia.

BACA JUGA:Dikenal Penghasil Beras Terbanyak di Sumatera Selatan, Daerah Ini Miliki 3 Tempat Wisata Menarik

BACA JUGA:Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Guinea 9 Mei 2024, Rebut Tiket Terakhir Olimpiade!

Sebagai garda terdepan memperjuangkan Kemerdekaan Palestina, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di laman media sosial X, meminta meminta komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan PBB segera menghentikan kebrutaan Israel guna mencegah terjadinya bencana kemanusiaan yang lebih besar.

Sebelumnyam Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, tak putus-putus menggalang dukungan negara-negara di dunia guna mengakhiri serangan brutal Israel ke Palestina.

Sebagaimana dilansir di laman website Kemlu RI, kemlu.go.id, dalam di KTT OKI/15th Session Of The Islamic Summit Conference di Banjul, Gambia, Menlu Retno mengatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam organisasi kerja sama Islam (OKI), harus terus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina.

BACA JUGA:Ini Ciri-ciri Batu Akik Badar Besi Asli, Jangan Terkecoh ya!

BACA JUGA:Konon 2 Jenis Batu Akik Ini Bisa Melancarkan Karier dan Pekerjaan, yuk Disimak!

Menurut Menlu Retno, selama 7 bulan terakhir, lebih dari 34 ribu warga Palestina dibunuh oleh Israel.

Hal itu adalah praktik genosida. 

Selain itu, bantuan kemanusiaan terhambat.

Ancaman Israel  menyerang Rafah terus berlanjut.

BACA JUGA:6 Rekomendasi Mobil Pintar yang Wajib Kamu Miliki, Nomor 3 Harganya Paling Fantastis, Kepoin Yuk

BACA JUGA:Berikut Deretan Batu Akik Kalimaya Paling Dicari Kolektor, Keindahannya Sungguh Menawan

Keanggotaan Palestina di PBB terus diblokir.

Dalam kondisi sulit tersebut, Menlu Retno menayatakan OKI harus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina

Kategori :