Selain itu, lanjut Adjib, Hutama Karya juga memberi bantuan dalam hal pembentukan Koperasi Usaha.
BACA JUGA:Antisipasi Karhutla di Sumsel, Hutama Karya Siapkan 4 Mobil Pemadam Khusus di Tol Terpeka
BACA JUGA:Ruas Tol di Sumatera Utara Jadi Proyek Molor, Hutama Karya Ungkap Penyebabnya
Kemudian, pengadaan peralatan produksi, maupun memberikan akses pasar yang lebih luas dengan mengikutsertakannya dalam berbagai ajang pameran.
Dikatakan Adjib, kini KUB Usang Sungging telah memiliki 45 pengrajin yang sebagian besar dari Desa Tanjung Atap dan Tanjung Batu Timur.
KUB ini menghasilkan berbagai produk kerajinan dari tembaga.
Mulai dari tepak adat atau tepak sirih, tempat tisu, mangkok, nampan, maupun hiasan dinding.
BACA JUGA:Kinerja Keuangan Impresif 2023, Hutama Karya Kantongi Laba Bersih 1,872 Triliun
BACA JUGA:Hutama Karya Optimalisasi Layanan Mudik Berbasis Teknologi
“KUB Usang Sungging juga memproduksi kerajinan berbahan dasar perak berupa perhiasan gelang, cincin, kalung, dan anting,” ujar Adjib.
Hutama Karya juga, kata Adib, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Ogan Ilir untuk memberikan pendampingan dan pelatihan dalam pengembangan desain produk.
Meningkatkan kualitas prooduk
Dengan dukungan penuh dari Hutama Karya, lanjut Adjib, KUB Usang Sungging berhasil meningkatkan kualitas produk mereka.
Foto bersama pengrajib anggota KUB Usang Sungging, Tanjung Batu, Ogan Ilir dan pejabat terkait.-Hutama Karya-
BACA JUGA:Tersedia 8 Posisi Pekerjaan! Berikut Lowongan Kerja dari BUMN PT Hutama Karya (Persero)
BACA JUGA:Terjadi 25 Karhutla di Sekitar Tol Palindra, Hutama Karya Siapkan Antisipasi Ini
Hal itu berdampak positif pada omset, dan peningkatan sebesar 100 persen dari sebelumnya.