BACA JUGA:David Coote, Wasit Liga Primer yang Dipecat Karena Menghina Klopp, Ternyata Seorang...
BACA JUGA:Mantap! Bek Berdarah Maluku Ini Bakal Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Jerman
Barcelona membawa banyak momentum ke pertemuan kompetitif pertama mereka dengan Atalanta.
Sementara tuan rumah mencari penampilan kandang yang kuat di Liga Champions setelah memenangkan tiga pertandingan kandang Eropa sebelumnya dengan skor 12-1.
Blaugrana tahu bahwa sebuah kemenangan akan cukup untuk finis di posisi teratas jika Liverpool gagal meraih apapun dari pertandingan tandang melawan PSV Eindhoven.
Pemain tengah Atalanta BC, Ederson --IG/@ederson99Berbeda dengan lawan mereka, Atalanta masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan jika mereka ingin bergabung dengan Barcelona di babak 16 besar, dengan tim asal Italia tersebut saat ini berada satu poin di atas posisi kesembilan setelah menang empat kali, imbang dua kali dan kalah satu kali dari tujuh pertandingan di fase liga.
BACA JUGA:Radja Nainggolan Ditangkap! Atas Dugaan Terlibat Penyelundupan Kokain
BACA JUGA:Kapten Juventus, Danilo, Tinggalkan Klub Serie A Usai Sepakat Akhiri Kontrak
Tim asal Italia ini memulai babak utama dengan lima pertandingan tak terkalahkan.
Bermain tanpa gol melawan Celtic dan Arsenal, sebelum menang 3-0 atas Shakhtar Donetsk, sebelum kemudian meraih kemenangan beruntun di kompetisi Eropa melawan Stuttgart dan Young Boys.
Sementara mereka dikalahkan 3-1 oleh Real Madrid pada matchday keenam, Atalanta memberikan respon tegas dalam pertandingan pekan lalu melawan Sturm Graz.
Mateo Retegui, Mario Pasalic, Charles De Ketelaere, Ademola Lookman, dan Marco Brescianini mencetak gol dalam kemenangan telak 5-0.
BACA JUGA:Sampai Kapan Marcus Rashford Diabaikan Ruben Amorim?
BACA JUGA:Manajer Milan: Rossoneri Harus Rekrut Pemain Baru Sebelum Bursa Transfer Januari Berakhir
Sebagai hasil dari pertandingan kandang yang sukses tersebut, tim Serie A ini sekarang menjadi pencetak gol terbanyak ketiga di fase liga dengan 18 gol.
Mereka juga memiliki rekor pertahanan terbaik keempat setelah hanya kebobolan empat kali.