Cerita Para Pekerja Bukit Asam Menjaga Pasokan Energi di Hari yang Fitri

Kamis 03-04-2025,11:45 WIB
Reporter : Ella Sulistiana
Editor : Ella Sulistiana

“Ini tanggung jawab, saya menyadari bahwa pekerjaan ini sangat penting. Produksi batu bara tidak boleh berhenti demi menjaga pasokan energi untuk masyarakat,” ujarnya. 

“Setelah salat Id, jam 10 pagi kami sudah kembali ke lapangan untuk memulai kembali aktivitas produksi,” terangnya.

BACA JUGA:Tingkatkan Kompetensi UMK Binaan, Bukit Asam Ajak SIBA Rajut Belajar ke Pati

BACA JUGA:Bukit Asam Sukses Raih Dua PROPER Emas 2024 Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan!

Selama bekerja di tambang batu bara PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Idham hanya pulang beberapa kali dalam setahun. 

Sudah enam bulan dia tak bertemu orang tua dan kakaknya di Bogor, Jawa Barat.  

Dalam hatinya, Idham ingin pulang ke kampung halaman. 

Ada perasaan rindu yang mendalam. Terbayang aroma khas santan kelapa bercampur bawang, serta hati sapi yang berpadu dengan sambal. 

BACA JUGA:Lebaran Usai, Saatnya Siswa Masuk Sekolah, Cek Jadwalnya Disini

BACA JUGA:5 Tips Agar Kembali Produktif Usai Lebaran dan Puasa Ramadhan 1 Bulan Penuh, Wajib Diterapkan!

Masakan yang biasa disajikan ibunya saat Lebaran.

“Kalau Lebaran, tentu orang tua yang paling saya rindukan. Biasanya ibu masak opor dan sambal goreng hati pada saat Lebaran,” tuturnya. 

Sama halnya dengan Idham, Deddi Pradana Putra, Supervisor Penanggulangan Kecelakaan & Kebakaran PT Bukit Asam Tbk (PTBA), juga memilih untuk menjalankan tugas pada Lebaran tahun ini. 

“Saya memilih tidak pulang karena saya ingin menjaga kesiapsiagaan kita di hari raya. Saya ingin mendukung kegiatan operasi dan produksi agar tetap berjalan dengan baik di masa Lebaran," tegasnya.

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Waspadai Kepadatan 5-7 April

BACA JUGA:Lebaran Makin Praktis, Transaksi QRIS Lebih Nyaman Pakai Super Apps BRImo

Kategori :