Inter bertahan dalam sebuah pertandingan yang luar biasa.
BACA JUGA:Copa del Rey Motivasi Ekstra Barcelona Jelang Laga Kontra Inter di Liga Champions
BACA JUGA:Prediksi Liga Champions Barcelona vs Inter - Preview, Kabar Tim dan Susunan Pemain
Lamine Menyala
Pada usia 17 tahun dan 291 hari, Yamal menjadi pemain termuda kedua yang tampil sebagai starter di babak semifinal dalam sejarah Champions League, setelah Julian Draxler saat membela Schalke melawan Manchester United pada 2010-11 (17 tahun, 226 hari).
Pemain internasional Spanyol ini tampil dengan gaya, dan golnya merupakan sebuah gol yang indah.
Ia selalu menjadi ancaman, menciptakan dua peluang, mencatatkan enam tembakan dan menyelesaikan enam dari 10 percobaan dribel, sementara ia melakukan 102 sentuhan, angka yang luar biasa untuk seorang penyerang.
BACA JUGA:Arsenal 0-1 Paris Saint-Germain: Menang Leg Pertama Liga Champions Dembele Jadi Pembeda
BACA JUGA:Carlo Ancelotti Segera Dipecat Real Madrid Kontak Jurgen Klopp
Sementara itu, Raphinha, melanjutkan performa gemilangnya di kompetisi ini. Ia kini telah mengoleksi 20 gol di Champions League musim ini, yang hanya terpaut satu gol dari rekor satu musim yang dicetak Cristiano Ronaldo.
Penyerang asal Brasil ini juga tinggal menyisakan satu asis lagi untuk menyamai torehan sembilan asis milik Luis Figo pada musim 1999-2000.
Inter, bagaimanapun juga, memberikan penampilan terbaik yang mereka miliki pada laga ke-50 di Champions League bagi Simone Inzaghi sebagai pelatih.
Dumfries berperan penting, ia berperan dalam ketiga gol tersebut.
BACA JUGA:Prediksi Arsenal vs Paris Saint-Germain - Leg Pertama Babak Semifinal Liga Champions
BACA JUGA:Luis Enrique: Paris Saint-Germain Kini Jauh Lebih Sulit dari yang Pernah Arsenal Hadapi Oktober Lalu
Ia merupakan pemain Belanda pertama yang mampu mencetak gol dan memberikan asis dalam sebuah laga semifinal Champions League sejak Wesley Sneijder, yang juga melakukan hal tersebut untuk Inter saat melawan Barca.
Hal ini membuat pertandingan berjalan dengan seimbang, dengan Inter berhasil mencetak gol melalui ketiga percobaan mereka yang tepat sasaran, dan jauh mengungguli 0.91 gol yang mereka perkirakan.