Sementara ibunya sendiri, lahir di Bandung dan berdarah Polandia.
BACA JUGA:Profil Deston Hoop, Calon Senjata Mematikan Timnas Indonesia U-17
BACA JUGA:Profil Navarone Foor, Gelandang Klub Liga Belanda yang Ngebet Join Timnas Indonesia
“Nenek sering cerita soal Indonesia.
Suka Masakan Indonesia
Saya suka masakan Indonesia, apalagi di Belanda banyak restoran Indonesia.
Ibu saya bisa masak masakan Indonesia.
BACA JUGA:Dean Zandbergen, Opsi Striker Murni yang Ditunggu Timnas Indonesia, Ini Profilnya
BACA JUGA:FIFA Larang Bek Klub Top Belanda Bela Timnas Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya
Karena dia punya sahabat orang Indonesia.
Giovanni yang dilahirkan Belanda 1 Mei 2009 mengatakan, dia tengah mencoba belajar bahasa Indonesia.
“Saya sudah memahami sedikit (Bahasa Indonesia), walau belum terlalu bagus,” ungkapnya.
Pantau Perkembangan Timnas Indonesia
BACA JUGA:Bisa Perkuat Timnas U-17 Tanpa Naturalisasi, Ini Profil Striker Jangkung Kelahiran Norwegia
BACA JUGA:Penyerang Asal Belanda Ini Bisa Bikin Timnas Indonesia Makin Tajam
Giovanni mengakui, juga mengikuti perkembangan Timnas Indonesia yang dibesut oleh Patrick Kluivert, salah satu legenda Ajax.
“Permainan Timnas Indonesia bagus, dan juga banyak pemain yang berpengalaman,” ujar Giovanni.
Saat ditanya Yussa Nugraha bagaimana jika PSSI mengundang untuk ikut seleksi Timnas U-17, dengan tegas Giovanni mengaku akan menerima.