Bangsa Yunani Kuno memiliki pendekatan yang berbeda.
BACA JUGA:Legenda Chelsea Tak Yakin Chelsea Mampu Meraih Gelar Premier League Musim Depan
Berdasarkan catatan Hippocrates dan manuskrip Mesir Kuno, wanita yang diduga hamil diminta memasukkan bawang putih atau sayuran berbau tajam ke dalam alat reproduksi sebelum tidur.
Jika keesokan harinya mulutnya berbau bawang, berarti ia tidak hamil.
Sebaliknya, jika tidak ada bau yang tercium, artinya ia hamil.
3. Campuran Air Kencing dan Anggur
BACA JUGA:Dukung Pengembangan IKN, HK Raih Kontrak Proyek Jembatan Akses Dua Pulau, Disini Lokasinya
BACA JUGA:Infantino Akui Kondisi Cuaca Piala Dunia Klub Menjadi Masalah
Pada abad ke-16 di Eropa, ada profesi yang disebut piss prophet atau "nabi air kencing".
Mereka dipercaya dapat mendiagnosis kondisi seseorang, termasuk kehamilan, hanya dari air kencing.
Untuk mengetahui kehamilan, air kencing wanita dicampur dengan anggur.
Apabila terjadi reaksi tertentu, seperti perubahan warna atau tekstur itu dianggap sebagai tanda kehamilan.
BACA JUGA:RILIS WARNA BARU! Yamaha Grand Filano Hybrid 2026 Dibanderol Rp32 Jutaan
BACA JUGA:SERING DIABAIKAN! Ternyata Ini Faktor Penyebab Busi Motor Cepat Mati
4. Mengamati Mata
Jacques Guillemeau, seorang dokter mata asal Prancis pada abad ke-16, mengklaim bisa mengetahui seorang wanita hamil hanya dengan melihat matanya.