Pedri memperkecil ketertinggalan di menit ke-49 dengan penyelesaian gemilang dari jarak jauh.
BACA JUGA:Dibalik Keputusan Enzo Maresca Menarik Cole Palmer Keluar dari Kemenangan Telak atas West Ham
BACA JUGA:Arsenal vs Leeds: The Gunners Mengincar Kemenangan Beruntun di Kandang
Ferran Torres kemudian menepis umpan tarik Raphinha dari tendangan sudut, tetapi terjadi drama di menit-menit akhir di Estadio Ciudad de Valencia yang berpihak pada tim tamu.
Saat pertandingan memasuki menit pertama dari tujuh menit tambahan waktu, bola yang diumpankan Lamine Yamal ke area penalti secara tidak sengaja dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh Elgezabal, yang melengkapi kebangkitan tim.
Raja Comeback?
Kebanyakan tim yang tertinggal dua gol di babak pertama pasti akan kalah, tetapi tidak demikian halnya dengan tim Barcelona ini.
BACA JUGA:Pengganti Andre Onana Datang Siap Tanda Tangan Kontrak Bersama Manchester United
BACA JUGA: Elkan Baggott: ‘Ditolak’ Timnas Indonesia, Dapat Hadiah Kontrak Baru di Klub!
Mereka berhasil bangkit dan memenangkan pertandingan LaLiga setelah tertinggal 2-0 saat jeda untuk pertama kalinya di abad ini (S1 K12).
Memang, Blaugrana kini telah memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di kasta tertinggi ketika tertinggal dua gol.
Bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Atletico Madrid (4-2), Celta Vigo (4-3), dan Real Madrid (4-3) di musim 2024-25.
Dan kualitas bintang mereka di sepertiga akhir lah yang bersinar.
Yamal melakukan 20 dribel terbanyak dalam pertandingan, menyelesaikan delapan di antaranya.
Sementara hanya Raphinha (empat), Eric Garcia dan Balde (keduanya tiga) yang menciptakan lebih banyak peluang daripada pemain Spanyol itu (dua).