“Yang terpenting itu juga kita cari itu untuk direktur eksekutifnya, karena akan menjadi perpanjangan tangan gubernur,” tegasnya.
BACA JUGA:Operasi Pasar Murah Sambut HUT Muba ke-69, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Ia menekankan bahwa penunjukan Direktur Eksekutif harus dilakukan dengan hati-hati.
Figur yang terpilih harus mampu bekerja efektif dan menjaga soliditas organisasi.
Lebih lanjut, Herman Deru juga mengusulkan adanya masa khidmat atau diskresi kepengurusan.
Ia menilai masa jabatan selama tiga tahun akan cukup untuk mengukur pencapaian target-target strategis yang sudah direncanakan.
BACA JUGA:Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Segera Terlaksana, Cek Informasi Detail Mengenai Jadwalnya!
BACA JUGA:Kunker Komisi II DPR RI Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah di Sumsel
“Segera dibenahi lagi agar ada spirit. Kita harus ada masa khidmat, diskresi saja tiga tahun atau berapa tahun untuk kita bisa menentukan target capaian,” jelasnya.
Ia juga mendorong pengurus KDEKS yang baru untuk belajar langsung dari pusat.
Dengan begitu, strategi yang disusun akan lebih terukur dan sesuai dengan standar nasional.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Ulil Amri, Lc, M.H.I., C.W.C., M. Iqbal, S.H., M.E., C.W.C., Rudi Aryanto, M.Si., serta Mahmud Alfan Jamil, M.I.R.K.H., C.W.C.
Kehadiran mereka menandai keseriusan berbagai pihak dalam memperkuat peran KDEKS sebagai garda depan ekonomi syariah di Sumsel.